Pahlawan Tak Berdaya

Mazmur 76:5

Allah Menundukkan yang Perkasa

(76-6) Orang-orang berhati berani dijarah; mereka tenggelam dalam tidur; semua orang yang gagah perkasa tidak bisa mengangkat tangannya.

Mazmur 76:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 76:5?

Orang-orang berani yang melawan Allah akan dijarah dan tidur nyenyak, menunjukkan kehancuran mereka yang mengandalkan kekuatan sendiri.

Latar belakang

Orang Berani Dikalahkan

Musuh yang tadinya berani dan kuat dijarah, lalu tertidur lelap, dan tidak bisa lagi mengangkat tangan untuk melawan. Ini menunjukkan kuasa Tuhan yang membuat mereka tak berdaya.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci, saat ibadah

Kapan

~1000 SM

Zaman Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mungkin perang Asyur
Pujian dan nazar
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Asaf

Pemimpin pujian, ~1000 SM

U

Kepada

Umat Israel

Jemaat yang menyanyikan mazmur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁלַל

shalal · dijarah

dirampas, diambil jarahannya

נוּם

num · tenggelam

tertidur, tidak sadar

שֵׁנָה

shenah · tidur

tidur nyenyak, kelumpuhan

Kata-kata ini menunjukkan kehancuran total musuh: dirampok, tertidur, tidak mampu bertindak, menggambarkan kemenangan mutlak Tuhan.

Tahukah kamu

Tidur Nyenyak

Dalam Alkitab, 'tidur' sering digunakan untuk menggambarkan kematian atau keadaan tidak sadar yang disebabkan oleh kekuasaan Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 76:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 76:5

✕  Sering dikira

Mengira ini tentang manusia biasa yang lelah setelah bertempur.

✓  Yang sebenarnya

Ini tindakan supranatural Tuhan yang membuat musuh tidur sebagai tanda kekalahan.

✕  Sering dikira

Menganggap 'tidak bisa mengangkat tangan' berarti mereka menyerah, padahal ini menunjukkan kelumpuhan total.

✓  Yang sebenarnya

Mereka tidak memiliki kekuatan sama sekali di hadapan Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 76:5

Kekuatan manusia tidak ada artinya di hadapan Tuhan. Jangan sombong dengan kemampuanmu, tetapi rendah hatilah dan andalkan Tuhan.

Tuhan, ajar aku untuk tidak mengandalkan kekuatanku sendiri, tetapi bersandar kepada-Mu. Amin.