Raja Asyur yang gembalanya tertidur

Nahum 3:18

Niniwe Dihukum: Kesombongan yang Jatuh

PerikopHukuman bagi Niniwe · Nahum 3:1-19 →
“Para gembalamu mengantuk, hai raja Asyur! Para pemukamu tertidur, pasukanmu berserakan di gunung-gunung, dan tidak seorang pun mengumpulkan.”

Nahum 3:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Nahum 3:18?

Ayat ini menyatakan bahwa para pemimpin Asyur (gembala) tertidur atau mati, dan rakyatnya tercerai-berai tanpa ada yang mengumpulkan. Raja Asyur ditinggalkan tanpa kekuatan. Ini adalah gambaran kejatuhan total dan tidak ada harapan bagi kerajaan itu.

Latar belakang

Raja yang kehilangan pemimpin

Nahum mengejek raja Asyur bahwa para gembalanya (pemimpin) mengantuk, para bangsawannya tertidur, dan pasukannya tercerai-berai. Mereka tidak mampu melindungi raja, dan tidak ada yang mengumpulkan mereka kembali.

Di mana

Niniwe

Ibu kota Asyur

Kapan

~650 SM

Periode nabi-nabi pra-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kekuasaan Asyur yang luas
Niniwe jatuh 612 SM
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nahum

Nabi dari Elkos, ~abad ke-7 SM

R

Kepada

Raja Asyur

Penguasa Niniwe, mungkin Asyurbanipal

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רֹעֶה

ro'eh · gembala

penggembala, pemimpin rohani atau politik

נוּם

num · mengantuk

terlelap, tidur ringan

שָׁכַב

shakhav · tertidur

berbaring, istirahat, tidur

Kata-kata ini menunjukkan bahwa para pemimpin yang seharusnya waspada justru tidak aktif, sehingga mereka tidak dapat melindungi raja atau bangsa dari kehancuran.

Tahukah kamu

Gembala sebagai raja

Dalam dunia kuno, raja sering disebut gembala bangsanya. Di sini, gembala Asyur tidak melakukan tugasnya, menunjukkan kepemimpinan yang gagal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Nahum 3:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Nahum 3:18

✕  Sering dikira

Mengira 'gembala' hanya merujuk pada pekerja peternakan, padahal di sini itu adalah metafora untuk pemimpin.

✓  Yang sebenarnya

Gembala adalah sebutan untuk raja atau pemimpin bangsa.

✕  Sering dikira

Menganggap 'tertidur' adalah keadaan biasa, bukan berarti mereka gagal total

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks penghakiman, tidur melambangkan kelalaian yang berakibat fatal.

Renungan

Renungan Singkat Nahum 3:18

Kita semua membutuhkan Gembala sejati, yaitu Yesus, yang tidak pernah meninggalkan kita. Jangan mengandalkan pemimpin manusia yang bisa gagal. Pelihara hubungan pribadi dengan Tuhan yang setia.

Tuhan Yesus, Engkau adalah Gembala kami yang baik. Pimpin kami dan kumpulkan kami saat kami tersesat. Amin.