Permohonan agar Allah bangkit membela perkara-Nya

Mazmur 74:22

Ratapan atas Bait Suci yang Hancur

Bangkitlah, ya Allah, belalah perkara-Mu; ingatlah bagaimana orang-orang bebal mencela-Mu sepanjang hari.

Mazmur 74:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 74:22?

Ayat ini mengajak Allah untuk bangkit dan membela perkara-Nya sendiri, mengingat bagaimana orang-orang bebal mencela-Nya setiap hari. Ini menunjukkan keyakinan bahwa Allah akan bertindak untuk kemuliaan nama-Nya.

Latar belakang

Doa agar Allah bangkit

Setelah menggambarkan kehancuran Bait Suci oleh musuh, pemazmur memohon agar Allah bangkit untuk membela perkara-Nya sendiri. Ia mengingatkan Allah tentang celaan orang-orang bebal yang terus-menerus menyerang nama-Nya.

Di mana

Yerusalem

Di dekat reruntuhan Bait Suci, saat berdoa

Kapan

~586 SM

Kerajaan Terpecah & Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Bait Suci dihancurkan Babel
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Asaf

Pemimpin paduan suara dan pelihat, ~950 SM

A

Kepada

Allah

Allah Israel, yang diyakini sanggup bertindak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוּמָה

qumah · Bangkitlah

Bangun dan bertindaklah dengan kuasa

רִיבָה

rivah · belalah

Bantahlah atau menuntut keadilan secara hukum

רִיבְךָ

rivkha · perkara-Mu

Perselisihan atau tuntutan hukum milik-Mu

Ketiga kata ini menyatakan bahwa pemazmur meminta Allah untuk bangkit dan mengajukan tuntutan hukum terhadap musuh-musuh-Nya; ini adalah metafora pengadilan, bukan sekadar permintaan emosional.

Tahukah kamu

Bela perkara-Mu

Dalam hukum Israel, 'membela perkara' adalah tindakan seorang penuntut atau pembela di pengadilan; di sini, Allah diminta menjadi pembela bagi kehormatan-Nya sendiri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 74:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 74:22

✕  Sering dikira

Mengira ini permintaan balas dendam pribadi

✓  Yang sebenarnya

Ini permintaan agar keadilan Allah ditegakkan atas penistaan nama-Nya

✕  Sering dikira

Menganggap Allah tidak peduli sehingga harus dibangunkan

✓  Yang sebenarnya

Ini gaya puitis untuk memohon tindakan, bukan tuduhan bahwa Allah tidur

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 74:22

Saat menghadapi cemoohan atau ketidakadilan, jangan hanya berjuang sendiri. Serahkan perkaramu kepada Allah; Dia mampu membela dan memulihkan nama baikmu.

Bangkitlah, ya Allah, dan belalah perkaraku hari ini; jangan biarkan musuh-musuh-Mu mencela nama-Mu melalui hidupku. Amin.