Pujian dari Orang Miskin

Mazmur 74:21

Ratapan atas Bait Allah yang Runtuh

Jangan biarkan orang-orang tertindas kembali malu; biarlah orang-orang miskin dan melarat memuji nama-Mu.

Mazmur 74:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 74:21?

Ayat ini memohon agar orang-orang yang tertindas tidak dipermalukan, tetapi orang miskin dan melarat dapat memuji nama Allah. Ini menekankan pengharapan bahwa Allah akan memulihkan martabat mereka yang menderita.

Latar belakang

Jangan Biarkan Mereka Malu

Asaf memohon agar orang-orang tertindas tidak dipermalukan lagi, melainkan dapat memuji nama Allah. Dia ingin mereka dipulihkan dari keadaan hina dan diberikan kemenangan.

Di mana

Yerusalem

Di reruntuhan Bait Allah

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Bait Allah dihancurkan
Kembali dari pembuangan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Asaf

Pemimpin pujian dan pelihat, ~1000 SM

T

Kepada

TUHAN

Allah yang mendengar doa orang yang tertindas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בּוֹשׁ

bosh · malu

merasa malu atau dipermalukan, sering karena kekalahan

אֶבְיוֹן

evyon · miskin

orang yang kekurangan, melarat, sangat membutuhkan

שָׁבַח

shavach · memuji

memuji, memuliakan, atau mengagungkan

Ketiganya menunjukkan harapan bahwa orang yang terhina akan berbalik menjadi pemuji, sebuah transformasi yang hanya bisa dilakukan Allah.

Tahukah kamu

Orang Miskin dalam Mazmur

Kata 'miskin' (ebyon) dalam Ibrani sering merujuk pada orang yang sangat membutuhkan, tetapi juga dipakai untuk orang yang rendah hati di hadapan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 74:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 74:21

✕  Sering dikira

Mengira bahwa orang miskin secara otomatis diselamatkan tanpa iman.

✓  Yang sebenarnya

Mazmur berbicara tentang orang yang tertindas yang mencari Allah, bukan sekadar kemiskinan materi.

✕  Sering dikira

Malu dianggap hanya soal perasaan.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, malu berarti kekalahan dan aib di hadapan musuh, bukan hanya perasaan subjektif.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 74:21

Jangan biarkan rasa malu atau kegagalan membuatmu berhenti memuji Tuhan. Percayalah bahwa Allah melihat perjuanganmu dan akan mengangkatmu di waktu yang tepat.

Ya Allah, jangan biarkan aku malu dalam kesulitanku; ubahlah tangisanku menjadi pujian bagi-Mu. Amin.