Ayub menantang teologi teman-temannya

Ayub 21:7

Kemakmuran Orang Fasik yang Membingungkan

Mengapa orang-orang fasik terus hidup, menjadi tua, bahkan bertambah kuat perkasa?

Ayub 21:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 21:7?

Ayub mempertanyakan mengapa orang fasik bisa hidup lama dan kuat, padahal mereka tidak taat pada Allah. Ini menunjukkan bahwa kesejahteraan tidak selalu identik dengan kebenaran.

Latar belakang

Ayub mempertanyakan keadilan Allah

Ayub menanggapi argumen teman-temannya yang mengatakan bahwa orang fasik pasti dihukum. Dengan heran, ia memperhatikan bahwa banyak orang fasik justru hidup lama dan kuat, bertentangan dengan keyakinan teman-temannya.

Di mana

Tanah Us (mungkin Edom)

Di tempat pembuangan sampah di luar kota

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Patriark

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pencobaan Ayub oleh Satan
Tantangan Ayub kepada Allah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang kaya yang saleh, sedang menderita

Z

Kepada

Zofar, Bildad, dan Elifas

tiga sahabat yang menghakimi Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רְשָׁעִים

resha'im · fasik

orang-orang yang bersalah secara moral, yang melanggar hukum Allah

יִחְיוּ

yichyu · hidup

tetap hidup, bertahan dalam kehidupan

יַעְתִּיקוּ

ya'tiqu · tua

menjadi tua, menjadi lanjut usia

Ketiga kata ini menunjukkan kenyataan yang menyakitkan: orang yang melanggar hukum Allah seringkali menikmati umur panjang dan kekuatan, yang seolah-olah bertentangan dengan janji-janji berkat dalam Kitab Suci. Ayub mempertanyakan mengapa Allah membiarkan hal ini terjadi.

Tahukah kamu

Ayub hidup sekitar zaman Abraham

Beberapa ahli memperkirakan Ayub hidup sebelum zaman Musa, karena tidak ada referensi tentang hukum Taurat atau perjanjian Sinai dalam kitab ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 21:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 21:7

✕  Sering dikira

Ayub berkata bahwa orang fasik tidak pernah dihukum.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sedang menggambarkan pengamatannya, bukan doktrin. Ia tahu orang fasik akhirnya dihukum, tetapi ia bingung karena kenyataan saat ini tampak sebaliknya.

✕  Sering dikira

Ayub iri kepada orang fasik.

✓  Yang sebenarnya

Ayub tidak iri, tetapi ia bergumul dengan keadilan Allah. Ia tidak menginginkan kehidupan mereka, tetapi ia ingin mengerti mengapa Allah tampaknya membiarkan mereka.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 21:7

Jangan cepat menilai seseorang berdasarkan kesuksesan atau kesehatan mereka. Kesejahteraan bisa menjadi ujian, bukan berkat. Tetaplah setia pada Tuhan meski hidupmu tidak sebaik orang lain.

Tuhan, bantu aku untuk tidak iri pada orang fasik yang makmur, dan tetap setia kepada-Mu dalam segala keadaan. Amin.