Hampir Tergelincir
Mazmur 73:2
Ketika Orang Baik Bertanya: Mengapa?
PerikopJilid 3<br/>(Mazmur 73-89)<br/>Pergumulan dan Pengharapan · Mazmur 73:1-28 →“Akan tetapi, kakiku hampir tergelincir, dan langkah-langkahku hampir terpeleset.”Mazmur 73:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi aku, sedikit lagi maka kakiku terpeleset, nyaris aku tergelincir. Mazmur 73.3–11 152”Mazmur 73:2 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi aku sudah bimbang, kepercayaanku hampir saja hilang,”Mazmur 73:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But as for me, my feet were almost gone; my steps had well nigh slipped.”Mazmur 73:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 73:2?
Dalam Mazmur 73:2, pemazmur jujur mengakui bahwa imannya hampir goyah: "kakiku hampir tergelincir." Ini adalah metafora untuk keraguan dan kehilangan pegangan. Ia nyaris jatuh ke dalam kepahitan karena melihat orang fasik beruntung. Ayat ini menunjukkan bahwa menjadi orang percaya tidak berarti terbebas dari pergumulan iman; bahkan orang saleh bisa terguncang.
Latar belakang
Kejujuran tentang Pergumulan
Asaf mengakui bahwa imannya hampir goyah ketika melihat ketidakadilan di sekitarnya. Kata 'tergelincir' dan 'terpeleset' menggambarkan bahaya besar yang mengancam langkahnya, seperti berjalan di jalan yang licin.
Di mana
Yerusalem
Di Bait Allah · saat ibadah
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Asaf
Pemimpin paduan suara Bait Allah, ~950 SM
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang berjuang dengan iman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רַגְלִי
ragli · kakiku
Kaki saya; melambangkan langkah hidup dan perjalanan
נָטָה
natah · tergelincir
Condong, menyimpang; bisa berarti 'hampir jatuh'
שָׁפַךְ
shafakh · terpeleset
Tumpah, tercurah; di sini berarti 'hampir tergelincir'
Kata-kata ini menggambarkan kerentanan dan bahaya yang nyata. Asaf hampir kehilangan pijakan imannya, tetapi ia jujur mengakuinya di hadapan Allah — sebuah langkah penting menuju pemulihan.
Tahukah kamu
Bahasa Kiasan yang Kuat
Ungkapan 'kakiku hampir tergelincir' adalah metafora umum dalam Mazmur untuk kehilangan pijakan iman atau moral, bukan sekadar kecelakaan fisik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 73:2
Mazmur 94:18
kaki goyah
“Ketika aku berkata: 'Kakiku goyah', maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.”
Amsal 4:12
jalan orang benar
“Bila engkau berjalan, langkahmu tidak akan terhambat; bila engkau berlari, engkau tidak akan tersandung.”
1 Korintus 10:12
jangan sombong
“Siapa yang menyangka bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 73:2
✕ Sering dikira
Menganggap Asaf benar-benar jatuh ke dalam dosa atau meninggalkan iman.
✓ Yang sebenarnya
Dia hampir jatuh, tetapi tidak jatuh; ayat ini adalah pengakuan jujur tentang pergumulan internalnya.
✕ Sering dikira
Mengira 'tergelincir' hanya soal fisik, bukan spiritual.
✓ Yang sebenarnya
Ini jelas metafora untuk kestabilan iman dan moral, bukan kecelakaan literal.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 73:2
Pernahkah kamu merasa imanmu goyah karena membandingkan hidupmu dengan orang lain yang tampaknya lebih berhasil? Jangan malu untuk mengakuinya pada Allah. Kejujuran seperti ini justru membuka jalan bagi pemulihan dan penguatan iman.
Tuhan, saat imanku goyah dan aku hampir jatuh, peganglah tanganku dan tegakkanlah aku dalam kasih-Mu. Amin.