Disokong dari kandungan

Mazmur 71:6

Harapan di Usia Tua

Kepada-Mu aku bersandar sejak di dalam kandungan. Engkaulah yang mengeluarkanku dari kandungan ibuku; puji-pujianku terus-menerus kepada-Mu.

Mazmur 71:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 71:6?

Pemazmur menegaskan bahwa sejak dalam kandungan, ia disanggah oleh Allah. Allah yang mengeluarkannya dari rahim ibu. Ini berarti hidupnya sejak awal adalah karya Allah. Oleh karena itu, pujian kepada Allah tidak pernah berhenti, sepanjang hidupnya.

Latar belakang

Allah menopang sejak lahir

Pemazmur menggambarkan bahwa sejak dalam kandungan, ia telah bersandar kepada Allah. Allah adalah penopang hidupnya sejak awal, dan karena itu pujian terus-menerus mengalir dari mulutnya.

Di mana

Yerusalem

Di tempat kudus, saat doa pribadi

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemazmur berdoa di masa muda
Pemazmur dianiaya di usia tua
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang beriman yang lanjut usia, menghadapi musuh

T

Kepada

TUHAN Allah

Allah Israel, setia dan berkuasa menyelamatkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

סמך

samakh · bersandar

ditopang, didukung

בטן

beten · kandungan

rahim, perut ibu

תהלה

tehillah · puji-pujianku

pujian, kidung pujian

Hubungan dengan Allah dimulai bukan dari keputusan kita, tetapi dari tindakan Allah yang menopang kita sejak awal, dan respons kita adalah pujian.

Tahukah kamu

Gambaran lahir

Ungkapan 'mengeluarkanku dari kandungan ibuku' serupa dengan gambaran kelahiran yang juga digunakan dalam kitab Yesaya, menunjukkan kedaulatan Allah atas hidup.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 71:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 71:6

✕  Sering dikira

Menganggap bahwa keselamatan hanya untuk orang dewasa yang bisa memilih.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menunjukkan bahwa kasih Allah sudah ada sejak dalam kandungan, bukan dimulai dari keputusan kita.

✕  Sering dikira

Mengira pujian hanya dilakukan di saat-saat senang.

✓  Yang sebenarnya

Pemazmur menyebut 'terus-menerus', artinya pujian seharusnya mengalir dalam segala keadaan, termasuk saat susah.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 71:6

Kita diingatkan bahwa kita ada bukan karena kebetulan, tetapi karena Allah yang membentuk kita dan menyertai kita sejak awal. Ini memberi dasar yang kokoh untuk memuji Tuhan dalam setiap keadaan, karena Dia adalah Pencipta dan Pemelihara hidup kita.

Ya Allah, Engkau telah menyanggah aku sejak dalam kandungan; terimalah pujianku yang terus-menerus dan jadikan hidupku sebagai persembahan syukur. Amin.