Seruan lepas dari cengkeraman

Mazmur 71:4

Harapan di Usia Tua

PerikopPerlindungan pada Masa Tua · Mazmur 71:1-24 →
“Luputkan aku, ya Allahku, dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang lalim dan orang kejam.”

Mazmur 71:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 71:4?

Pemazmur memohon agar Allah melepaskannya dari orang fasik, lalim, dan kejam. Ini adalah doa permohonan perlindungan dari musuh-musuh yang jahat. Frase 'cengkeraman' menunjukkan betapa kuatnya ancaman, tetapi pemazmur yakin bahwa Allah dapat melepaskan dari cengkeraman tersebut.

Latar belakang

Doa mohon kelepasan dari musuh

Pemazmur memohon agar Allah melepaskan dia dari tangan orang-orang fasik, lalim, dan kejam. Ini adalah permohonan yang lahir dari pengalaman nyata dikejar-kejar dan diancam, mungkin di masa tuanya.

Di mana

Yerusalem

Di tempat kudus, saat doa pribadi

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemazmur berdoa di masa muda
Pemazmur dianiaya di usia tua
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang beriman yang lanjut usia, menghadapi musuh

T

Kepada

TUHAN Allah

Allah Israel, setia dan berkuasa menyelamatkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פלט

palat · luputkan

menyelamatkan, melepaskan dari bahaya

כף

kaf · cengkeraman

telapak tangan atau kekuasaan

עָוֶל

awel · lalim

ketidakadilan, kekejaman

Kata-kata ini mengingatkan bahwa kelepasan datang dari Allah yang memegang kuasa atas segala kuasa jahat, bahkan atas yang paling lalim sekalipun.

Tahukah kamu

Tiga kata untuk kejahatan

Dalam ayat ini, pemazmur menyebut tiga jenis lawan: fasik (rasha), lalim (awal), dan kejam (chomets). Ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang dihadapinya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 71:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 71:4

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa Allah hanya menolong orang yang benar-benar baik.

✓  Yang sebenarnya

Pemazmur sendiri mengakui kelemahannya, dan permohonan ini adalah karena kasih setia Allah, bukan karena jasa.

✕  Sering dikira

Menganggap semua musuh adalah manusia.

✓  Yang sebenarnya

Terkadang musuh bisa berupa kuasa kejahatan atau keadaan yang menekan, bukan hanya orang.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 71:4

Ada saat-saat ketika orang lain menyakiti kita secara tidak adil. Kita bisa membawa luka dan ketakutan kita kepada Tuhan, meminta keadilan dan perlindungan. Ini mengajarkan kita untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi mempercayakan masalah kita kepada Allah yang adil.

Ya Allahku, lepaskanlah aku dari tangan orang-orang yang jahat; selamatkan aku dari cengkeraman mereka yang menindas. Amin.