Mengakui dosa di hadapan Allah

Mazmur 69:5

Jeritan di Tengah Banjir

(69-6) Ya Allah, Engkau mengetahui kebodohanku, kesalahan-kesalahanku tidak tersembunyi dari-Mu.

Mazmur 69:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 69:5?

Daud mengakui bahwa Allah mengetahui segala kebodohan dan kesalahannya; tidak ada yang tersembunyi. Ini adalah pengakuan jujur tentang keberdosaan manusia dan bahwa Allah mahatahu, namun Daud tetap memohon pertolongan-Nya.

Latar belakang

Allah mengetahui segalanya

Daud mengakui bahwa Allah tahu segala kebodohan dan kesalahannya. Ini adalah pernyataan transparansi di hadapan Allah, bahwa tidak ada yang tersembunyi.

Di mana

Yerusalem

Tidak pasti, mungkin saat dalam pelarian

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengurapan sebagai raja
Pemerintahan atas Israel
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Daud, pemazmur, sedang dalam tekanan besar

A

Kepada

Allah

Yang disembah dan dimintai pertolongan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אִוֶּלֶת

ivvelet · kebodohan

kebodohan, kegilaan, ketidaktaatan moral

אַשְׁמָה

ashmah · kesalahan

kesalahan, rasa bersalah

כָּחַד

kachad · tersembunyi

menyembunyikan, melupakan

Kata-kata ini menunjukkan bahwa Daud tidak hanya berbicara tentang dosa kecil, tetapi tentang pelanggaran serius yang membutuhkan pengakuan jujur di hadapan Allah.

Tahukah kamu

Kebodohan dalam Alkitab

Dalam bahasa Ibrani, 'kebodohan' (ʼivvelet) sering dikaitkan dengan sikap tidak bermoral, bukan sekadar kurang cerdas.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 69:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 69:5

✕  Sering dikira

Menganggap Daud berbicara tentang dosa yang sangat spesifik

✓  Yang sebenarnya

Ia tidak menyebutkan dosa tertentu, tetapi mengakui secara umum.

✕  Sering dikira

Mengira Daud putus asa karena dosanya

✓  Yang sebenarnya

Sebaliknya, ini adalah langkah iman: ia percaya Allah mendengar dan mengampuni.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 69:5

Jujurlah di hadapan Allah tentang kegagalanmu; Dia sudah mengetahuinya. Mengakui kelemahan bukan berarti menyerah pada dosa, tetapi membuka pintu untuk menerima anugerah-Nya.

Allah yang kudus, aku mengakui segala dosaku kepada-Mu; ampunilah dan murnikanlah hatiku. Amin.