Ejekan di Pintu Gerbang

Mazmur 69:12

Ratapan dalam Penderitaan

(69-13) Mereka yang duduk di pintu gerbang membicarakanku, dan aku menjadi nyanyian ejekan para peminum minuman keras.

Mazmur 69:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 69:12?

Daud menjadi bahan pembicaraan di tempat umum dan bahan sindiran bagi para peminum. Kondisinya sangat memalukan, namun ia tetap berharap kepada Allah.

Latar belakang

Bahan Pembicaraan di Tempat Umum

Daud mengeluh bahwa orang-orang yang duduk di pintu gerbang, pusat kegiatan kota, membicarakannya, dan para peminum minuman keras menjadikannya lagu ejekan. Ini menunjukkan betapa luasnya penghinaan yang ia terima di depan umum.

Di mana

Yerusalem

Di pintu gerbang kota

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Diurapi menjadi raja
Berdosa dengan Batsyeba
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur terkenal

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שַׁעַר

sha'ar · pintu gerbang

gerbang kota; tempat pertemuan umum

דָּבַר

davar · membicarakanku

berbicara tentang

נְגִינָה

neginah · nyanyian ejekan

lagu yang dipakai untuk mencemooh

Pintu gerbang adalah pusat kehidupan sosial, jadi ejekan di sana berarti Daud dihina secara terbuka di hadapan banyak orang.

Tahukah kamu

Pintu Gerbang

Pintu gerbang kota adalah tempat berkumpulnya para tetua untuk mengadili perkara dan tempat transaksi bisnis, seperti pasar modern.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 69:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 69:12

✕  Sering dikira

Hanya para peminum yang membicarakan Daud.

✓  Yang sebenarnya

Orang-orang di pintu gerbang juga ikut membicarakannya; para peminum hanyalah bagian dari mereka.

✕  Sering dikira

Daud terlalu sensitif terhadap ejekan.

✓  Yang sebenarnya

Ejekan di depan umum merupakan aib besar dalam budaya Timur Tengah kuno, jadi wajar jika Daud sangat terpukul.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 69:12

Kita mungkin diolok-olok atau direndahkan di tengah pergaulan. Jangan membalas dengan kemarahan, tetapi biarlah reaksi kita menunjukan kasih dan ketenangan, karena kita tahu bahwa Allah adalah pembela kita.

Tuhan, ketika aku menjadi gunjingan dan ejekan, tenangkanlah jiwaku dan ingatkan aku bahwa Engkau adalah tempat perlindunganku. Amin.