Pujian bagi Penunggang Awan

Mazmur 68:4

Allah yang Perkasa dan Penyelamat

PerikopProsesi Allah yang Agung · Mazmur 68:1-35 →
“(68-5) Bernyanyilah bagi Allah, bermazmurlah bagi nama-Nya! Tinggikanlah Dia yang berkendara melewati padang belantara. Nama-Nya ialah TUHAN, bersoraklah di hadapan-Nya.”

Mazmur 68:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 68:4?

Mazmur 68:4 memanggil orang untuk bernyanyi dan bermazmur bagi Allah, meninggikan-Nya yang berkendara melewati padang belantara. Nama-Nya adalah TUHAN (YAHWEH), dan kita harus bersorak di hadapan-Nya. Ini menekankan penyembahan yang penuh sukacita dan pengakuan akan keagungan Allah yang berkemenangan dan memelihara.

Latar belakang

Nyanyian Kemenangan dan Pujian

Daud mengajak umat untuk menyanyikan pujian bagi Allah yang berkuasa atas segala sesuatu, yang digambarkan seperti penunggang kuda melintasi langit. Ini adalah bagian dari mazmur kemenangan yang merayakan kehadiran dan tindakan Allah yang agung.

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah, saat ibadah dan perayaan

Kapan

~1000 SM

Zaman kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan tabut ke Yerusalem
Janji Tuhan kepada Daud
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja, pemazmur, dan pemimpin perang Israel

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan yang sedang merayakan kemenangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָכַב

rakhav · berkendara

menunggangi atau naik di atas

שֵׁם

shem · nama-Nya

reputasi atau kehormatan

עָלַז

alaz · bersoraklah

bersukacita dengan kegirangan

Tiga kata ini bersama-sama menunjukkan bahwa menyembah Allah berarti mengakui otoritas-Nya yang tertinggi, memuliakan nama-Nya yang kudus, dan merespons dengan sukacita yang meluap.

Tahukah kamu

Makna 'berkendara' di sini

Dalam budaya kuno, istilah 'berkendara' sering dipakai untuk menggambarkan dewa yang menunggang awan sebagai simbol kekuasaan atas alam.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 68:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 68:4

✕  Sering dikira

Mengartikan 'berkendara' secara harfiah bahwa Allah menunggang kuda di langit.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora puitis yang menggambarkan kuasa Allah yang tak tertandingi atas alam semesta.

✕  Sering dikira

Mengira mazmur ini hanya untuk Daud secara pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Mazmur ini adalah nyanyian umat, mengajak semua orang untuk memuji Allah bersama-sama.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 68:4

Penyembahan adalah respons yang tepat atas kebesaran Allah. Dalam kehidupan modern, kita sering sibuk, tetapi kita perlu meluangkan waktu untuk bernyanyi, berdoa, dan bersorak bagi Tuhan. Mungkin kita bisa mulai hari dengan menyanyikan lagu pujian, mengingat bahwa Allah layak dipuji atas semua perbuatan-Nya.

Tuhan, aku ingin memuji Engkau dengan segenap hatiku; nyanyikanlah lagu baru bagi-Mu, yang adalah raja yang berkuasa, Amin.