Jiwa yang Melekat

Mazmur 63:9

Rindu akan Allah di Padang Belantara

(63-10) Namun, mereka yang ingin membinasakan nyawaku, akan masuk ke dasar bumi.

Mazmur 63:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 63:9?

Daud menyatakan bahwa jiwanya melekat pada Allah, seperti lem yang kuat, dan tangan kanan Allah menopangnya. Ini berarti hubungan yang erat dan ketergantungan total kepada Tuhan, yang memberikan kekuatan dan stabilitas.

Latar belakang

Bergantung Total pada Allah

Daud menyatakan bahwa jiwanya melekat kepada Allah, seperti lem yang kuat. Ia tahu Allah menopangnya dengan tangan kanan-Nya, sehingga ia aman dan tidak goyah.

Di mana

Padang Gurun Yehuda

Di padang belantara, tengah malam

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud dikejar Saul
Daud menjadi raja
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pelarian di padang gurun

A

Kepada

Allah

Tuhan, yang kepada-Nya Daud berdoa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּבַק

dabaq · melekat

berpaut, menempel erat, setia

תָּמַךְ

tamak · menopang

memegang, menyangga

יָמִין

yamin · tangan kanan

tangan kuat, sisi kanan, kekuasaan

Kelekatan jiwa pada Allah adalah hubungan yang erat seperti ikatan keluarga, dan Allah menopang dengan kekuatan-Nya, bukan karena kita kuat.

Tahukah kamu

Kata melekat

Kata Ibrani 'dabaq' dipakai untuk hubungan yang sangat erat, seperti Adam bersatu dengan istrinya (Kejadian 2:24).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 63:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 63:9

✕  Sering dikira

Melekat berarti hubungan yang bisa hilang.

✓  Yang sebenarnya

Ini gambaran komitmen yang kuat, bukan sesuatu yang mudah lepas.

✕  Sering dikira

Tangan kanan berarti Tuhan memegang kita secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora kuasa dan pemeliharaan Allah.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 63:9

Untuk dekat dengan Tuhan, kita perlu sengaja meluangkan waktu bersama-Nya setiap hari, bukan hanya saat butuh. Seperti Daud, biarlah jiwa kita melekat pada-Nya, dan percayalah bahwa Dia memegang hidup kita.

Tuhan, tariklah diriku semakin dekat kepada-Mu; peganglah aku dengan tangan-Mu yang kuat, agar aku tidak goyah. Amin.