Dijual Murah

Mazmur 44:12

Ratapan di Tengah Kekalahan

(44-13) Engkau menjual umat-Mu dengan harga yang tidak seberapa, dan tidak menaikkan harganya.

Mazmur 44:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 44:12?

Pemazmur menuduh Tuhan menjual umat-Nya dengan harga murah, tidak mendapat keuntungan seperti seorang penjual. Ini adalah metafora yang kuat untuk menggambarkan perasaan dipandang rendah oleh Tuhan dan bangsa-bangsa lain.

Latar belakang

Harga yang Tak Seberapa

Umat diibaratkan budak yang dijual dengan harga murah. Ini menggambarkan bagaimana Allah seakan-akan melepas umat-Nya dengan remeh, tanpa menghargai nilai mereka.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Suci, saat ibadah

Kapan

~400 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan
Pemulihan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur (anak Korah)

Imam/penyanyi dari kaum Korah, ~400 SM

A

Kepada

Allah (Yahweh)

Allah Israel, yang diajak berargumen

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תִּמְכֹּר

timkor · menjual

menjual atau memperdagangkan

עַמְּךָ

amkha · umat

bangsa atau umat kepunyaan

הוֹן

hon · harga

kekayaan atau nilai

Kata 'timkor' menunjukkan tindakan Allah yang aktif menjual umat, 'amkha' menekankan relasi kepunyaan, dan 'hon' menunjukkan nilai yang seharusnya. Ini menggambarkan penghinaan yang mendalam.

Tahukah kamu

Harga Budak

Harga budak di Timur Dekat kuno sekitar 30 syikal perak. Menjual dengan harga 'tidak seberapa' berarti murah sekali, mungkin di bawah nilai pasar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 44:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 44:12

✕  Sering dikira

Allah tidak lagi peduli pada umat-Nya.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah ratapan yang jujur, tetapi tetap dalam relasi perjanjian.

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa Allah memperlakukan manusia sebagai barang.

✓  Yang sebenarnya

Ini kiasan untuk menunjukkan betapa rendahnya derajat mereka; Allah tetap berdaulat.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 44:12

Kadang kita merasa tidak berharga di mata Tuhan, seolah-olah kita dibuang. Namun, ingatlah bahwa penilaian Tuhan tidak didasarkan pada keadaan kita, tetapi pada kasih-Nya yang kekal. Jangan biarkan perasaan tidak berharga menjauhkanmu dari Tuhan.

Tuhan, ketika aku merasa direndahkan, ingatkan aku bahwa aku berharga di mata-Mu. Amin.