Rancangan jahat di tempat tidur

Mazmur 36:4

Kasih setia TUHAN dan kejahatan manusia

PerikopJalan TUHAN dan Jalan Si Jahat · Mazmur 36:1-12 →
“(36-5) Dia memikirkan kejahatan sambil berbaring di tempat tidurnya. Dia sendiri berdiri di jalan yang tidak baik; dia tidak menolak yang jahat.”

Mazmur 36:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 36:4?

Mazmur 36:4 menggambarkan orang fasik yang merencanakan kejahatan di tempat tidur dan berdiri di jalan yang tidak baik, tanpa menolak yang jahat. Ini menunjukkan bahwa kejahatan bukan sekadar tindakan, tetapi juga gaya hidup yang dipilih dengan sengaja.

Latar belakang

Kejahatan direncanakan

Daud menggambarkan orang fasik yang merencanakan kejahatan bahkan saat berbaring di tempat tidur. Mereka memilih jalan yang tidak baik dan tidak menolak yang jahat, menunjukkan kecenderungan yang terus-menerus.

Di mana

Yerusalem

Istana Daud · malam hari

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Pembangunan Bait Allah
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, berotoritas

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang disembah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָוֶן

aven · kejahatan

kesia-siaan, kejahatan, atau ketidakadilan

שָׁכַב

shakav · berbaring

berbaring, tidur, atau beristirahat

דֶּרֶךְ

derekh · jalan

jalan, cara hidup, atau perilaku

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa kejahatan bukan hanya perbuatan, tetapi juga perencanaan yang disengaja dan cara hidup yang dipilih. Orang fasik 'berbaring' dalam kejahatan, artinya mereka merasa nyaman dan menikmatinya.

Tahukah kamu

Tempat tidur dalam Alkitab

Dalam budaya Israel kuno, tempat tidur sering menjadi tempat refleksi dan keputusan. Di sinilah Daud sendiri merenungkan kasih setia TUHAN di malam hari (Mazmur 63:7).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 36:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 36:4

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya tentang tidur, bukan tentang kehidupan secara umum.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk perencanaan yang disengaja dan terus-menerus, bukan sekadar aktivitas malam.

✕  Sering dikira

Mengira orang fasik tidak pernah merasa bersalah, padahal mereka mungkin merasa aman.

✓  Yang sebenarnya

Mereka 'tidak menolak yang jahat', artinya mereka sengaja memilih untuk tetap dalam kejahatan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 36:4

Pikiran kita di malam hari seringkali mencerminkan apa yang kita renungkan sepanjang hari. Bagaimana kita mengisi pikiran kita? Ajaklah diri untuk merenungkan firman Tuhan dan hal-hal yang baik.

Bapa, perbaharuilah pikiranku agar aku tidak merencanakan kejahatan, tetapi selalu memikirkan yang baik dan benar. Amin.