Bibir Dusti Diberangus

Mazmur 31:18

Doa Daud: Perlindungan dalam Kebaikan Tuhan

(31-19) Biarlah bibir dusta diikat; yang berbicara dengan congkak kepada orang benar, dengan kesombongan dan penghinaan.

Mazmur 31:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 31:18?

Daud meminta agar bibir dusta yang menyerang orang benar dengan sombong dan menghina dibungkam. Ini adalah doa agar keadilan Tuhan menutup mulut para penipu.

Latar belakang

Minta Keadilan atas Kebohongan

Daud meminta agar orang-orang yang berbicara dusta dan sombong terhadap orang benar dihukum. Ini adalah bagian dari doa yang lebih luas agar Tuhan membungkam lawan-lawan yang menggunakan kebohongan untuk menyerang.

Di mana

Yerusalem

Dalam doa pribadi, mungkin di kemah suci atau istana

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengurapan Daud sebagai raja
Daud menjadi raja atas Israel
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, yang sedang menghadapi banyak musuh

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, yang kepadanya Daud berdoa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁוְא

shav' · dusta

kebohongan, kesia-siaan, sesuatu yang palsu

עָתָק

atak · congkak

keras kepala, sombong, lancang

בְּזוּת

bezut · penghinaan

penghinaan, ejekan, merendahkan

Kata-kata 'dusta', 'congkak', dan 'penghinaan' menggambarkan senjata musuh: kebohongan yang dibungkus kesombongan untuk merendahkan. Daud meminta Tuhan untuk menghentikan serangan verbal ini, karena itu sama berbahayanya dengan serangan fisik.

Tahukah kamu

Bibir sebagai Simbol

Dalam budaya Ibrani, bibir melambangkan perkataan dan karakter. Meminta 'bibir dusta diikat' adalah cara puitis untuk meminta agar perkataan jahat dihentikan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 31:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 31:18

✕  Sering dikira

Ayat ini diartikan bahwa semua orang yang tidak setuju dengan kita adalah dusta dan sombong.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah permohonan untuk keadilan terhadap mereka yang secara khusus menggunakan kebohongan untuk melukai, bukan kritik umum.

✕  Sering dikira

'Diikat' diartikan sebagai pengendalian fisik terhadap orang fasik, bukan sekadar menghentikan perkataan mereka.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, 'diikat' berarti membungkam atau menghentikan perkataan mereka, bukan membatasi kebebasan fisik.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 31:18

Saat kita menjadi korban fitnah atau perkataan kasar, kita bisa meminta Tuhan untuk membungkam kebohongan. Daripada membalas dengan emosi, lebih baik menyerahkan perkara kepada Tuhan yang adil.

Ya Tuhan, tutuplah mulut para pendusta dan biarlah keadilan-Mu tampil bagi orang benar. Amin.