Memohon petunjuk ilahi

Mazmur 25:4

Doa di Tengah Musuh

Beritahukan cara-cara-Mu, ya TUHAN, ajari aku jalan-jalan itu.

Mazmur 25:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 25:4?

Mazmur 25:4 adalah permohonan Daud agar Tuhan mengajarkan cara-cara dan jalan-jalan-Nya. Ia ingin mengenal kehendak Allah dan hidup sesuai dengannya. Ini menunjukkan kerendahan hati untuk belajar dari Tuhan.

Latar belakang

Meminta Arah dari Tuhan

Daud sedang menghadapi musuh dan merasa terancam. Ia memohon kepada Tuhan untuk menunjukkan jalan yang benar, karena ia percaya Tuhan adalah sumber keselamatan dan bimbingan.

Di mana

Yerusalem

Di istana atau tempat perenungan pribadi

Kapan

~1000 SM

Kerajaan bersatu Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Pembangunan Bait Suci oleh Salomo
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, ~60 tahun

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, pribadi yang disembah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הוֹדִיעֵנִי

hodieni · Beritahukan

membuat diketahui, mengajarkan

דְּרָכֶיךָ

drakhekha · cara-cara-Mu

jalan-jalan, perilaku, kebiasaan Tuhan

לַמְּדֵנִי

lamedeni · ajari

melatih, mengajar

Daud meminta bukan sekadar informasi, tetapi transformasi: ia ingin mengenal dan berjalan dalam cara-cara Tuhan yang kudus.

Tahukah kamu

Kata 'jalan' dalam Ibrani

Kata Ibrani untuk 'jalan' (derek) juga berarti 'cara hidup' atau 'kebiasaan', jadi Daud tidak hanya meminta petunjuk arah, tapi cara hidup yang berkenan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 25:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 25:4

✕  Sering dikira

Daud hanya ingin tahu peta jalan secara intelektual.

✓  Yang sebenarnya

Ia ingin mengalami dan hidup dalam cara Tuhan, bukan sekadar tahu.

✕  Sering dikira

Permintaan ini hanya untuk orang yang sudah saleh.

✓  Yang sebenarnya

Daud mengaku butuh pengajaran, menunjukkan kerendahan hati.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 25:4

Dalam mengambil keputusan, kita bisa memohon hikmat kepada Tuhan, bukan hanya mengandalkan logika sendiri. Luangkan waktu untuk membaca Firman dan berdoa, meminta Tuhan menunjukkan 'jalan' yang benar.

Ya Tuhan, ajari aku cara-cara-Mu, dan tuntunlah aku di jalan-Mu yang benar. Amin.