Jerat-jerat maut mengadang

Mazmur 18:5

Nyanyian syukur Daud

PerikopMazmur Pembebasan Daud · Mazmur 18:1-50 →
“(18-6) Tali-tali dunia orang mati meliliti aku, dan jerat-jerat kematian mengadang aku.”

Mazmur 18:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 18:5?

Mazmur 18:5 melanjutkan gambaran bahaya: tali-tali dunia orang mati melilit dan jerat kematian mengadang. Ini menekankan bahwa bahaya yang mengancam Daud sangat nyata dan dekat, seperti kematian itu sendiri.

Latar belakang

Bahaya yang menjerat

Daud menggunakan metafora tali dunia orang mati (Sheol) dan jerat kematian yang menghadang di depannya. Ini menunjukkan bahaya yang tidak hanya mengejar, tetapi juga aktif memasang perangkap.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, saat merenung

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud diselamatkan dari Saul
Daud menjadi raja
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Daud, ~30 tahun, sedang bersyukur

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang menyelamatkan Daud

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שְׁאוֹל

she'ol · dunia orang mati

tempat orang mati (alam maut)

מֹקְשֵׁי

mokeshei · jerat

perangkap atau jerat yang dipasang

קִדְּמֻנִי

qiddemuni · mengadang

menghadang atau mendahului di depan

Gabungan 'Sheol' dan 'jerat' menggambarkan maut sebagai pemburu yang memasang perangkap; bahaya bukan hanya datang, tetapi menghadang di depan.

Tahukah kamu

Dunia orang mati

Dunia orang mati (Sheol) dalam PL bukanlah neraka, melainkan tempat gelap bagi semua orang mati, digambarkan seperti penjara bawah tanah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 18:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 18:5

✕  Sering dikira

Menganggap 'dunia orang mati' berarti neraka

✓  Yang sebenarnya

Sheol adalah alam kematian dalam PL, bukan tempat penghukuman kekal

✕  Sering dikira

Membaca 'jerat' sebagai dosa atau godaan

✓  Yang sebenarnya

Di sini jerat adalah ancaman kematian dari musuh

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 18:5

Maut bisa datang dalam berbagai bentuk: penyakit, kecelakaan, atau keputusasaan. Namun, iman kita memberi harapan bahwa Tuhan sanggup menyelamatkan dari jerat maut.

Bapa, jauhkanlah aku dari jerat maut dan lilitan kuasa kegelapan; tolonglah aku selalu berpegang pada-Mu. Amin.