Doa agar orang fasik dijauhkan
Mazmur 139:19
Engkau mengenal aku sepenuhnya
PerikopTUHAN yang Mahatahu dan Kekal · Mazmur 139:1-24 →“Seandainya Engkau membunuh orang fasik, ya Allah! Hai para penumpah darah, menjauhlah dariku!”Mazmur 139:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekiranya Engkau mematikan orang fasik, ya Allah, sehingga menjauh dari padaku penumpah-penumpah darah,”Mazmur 139:19 · TB
Terjemahan Baru
“Kiranya orang jahat Kautumpas, ya Allah, jauhkanlah para penumpah darah daripadaku!”Mazmur 139:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Surely thou wilt slay the wicked, O God: depart from me therefore, ye bloody men.”Mazmur 139:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 139:19?
Ayat ini adalah doa Daud yang menginginkan keadilan Allah atas orang fasik. Ia meminta Allah untuk bertindak terhadap mereka yang jahat, dan ia menjauhkan diri dari para penumpah darah. Ini menunjukkan bahwa kekudusan Allah harus disertai dengan kebencian terhadap dosa.
Latar belakang
Daud memohon keadilan atas orang fasik
Daud, yang baru saja merenungkan betapa dalamnya Tuhan mengenal dirinya, tiba-tiba berbalik untuk berbicara tentang orang-orang fasik. Ia meminta Tuhan untuk membinasakan mereka, dan menjauhkan diri dari para penumpah darah. Ini adalah ungkapan keinginan agar kejahatan tidak menang, dan agar ia tidak terseret dalam dosa mereka.
Di mana
Yerusalem
Di istana, saat merenung
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Israel bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur, kira-kira berusia 50-an
Kepada
TUHAN
Allah Israel, Yang Mahatahu dan Mahahadir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תִּקְטֹל
tiqtol · membunuh
membunuh, mematikan
רָשָׁע
rasha · orang fasik
orang jahat, bersalah, tidak benar
אַנְשֵׁי דָמִים
anshei damim · penumpah darah
orang-orang darah, yaitu yang bersalah karena darah
Kata 'membunuh' di sini bukan sekadar keinginan balas dendam, tapi doa agar Tuhan menegakkan keadilan atas kejahatan. 'Orang fasik' dan 'penumpah darah' menekankan dosa yang melawan Allah dan sesama, sehingga Daud memohon pemisahan yang tegas.
Tahukah kamu
Mazmur ini sering dipakai dalam doa pribadi
Banyak orang Kristen memakai Mazmur 139 sebagai dasar doa untuk meminta Tuhan menyelidiki hati, tetapi ayat 19-22 sering dihilangkan karena terasa keras. Namun, di sinilah Daud menunjukkan bahwa kasih kepada Tuhan juga berarti membenci apa yang Dia benci.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 139:19
Mazmur 5:6
Doa yang sama
“Engkau membinasakan orang-orang yang berbicara dusta; TUHAN muak terhadap penumpah darah dan penipu.”
Mazmur 7:9
Akhiri kejahatan
“Biarlah kejahatan orang fasik berakhir, tetapi teguhkanlah orang benar.”
Roma 12:19
Tuhan yang membalas
“Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 139:19
✕ Sering dikira
Daud sedang mengucapkan doa balas dendam pribadi kepada musuh-musuhnya.
✓ Yang sebenarnya
Daud berdoa agar keadilan Tuhan ditegakkan, bukan untuk membalas dendam secara pribadi. Ia menyerahkan pembalasan kepada Tuhan.
✕ Sering dikira
Orang Kristen boleh ikut membenci dan menginginkan kematian orang jahat.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mengungkapkan kekudusan dan rasa keadilan, tetapi kita dipanggil untuk mengasihi musuh (Matius 5:44). Daud berbicara sebagai raja yang bertanggung jawab atas keadilan, tidak untuk kita membalas dendam pribadi.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 139:19
Saat kita melihat ketidakadilan di sekitar kita, kita bisa membawanya dalam doa kepada Allah, bukan membalas sendiri. Namun, kita juga harus memeriksa hati kita agar tidak menjadi pahit atau membenci orangnya, melainkan membenci dosanya.
Ya Allah, tunjukkanlah keadilan-Mu atas segala kejahatan, dan jauhkanlah aku dari persekongkolan dengan orang fasik. Amin.