Pendusta dihukum

Mazmur 5:6

Doa Daud di pagi hari

(5-7) Engkau membinasakan para pendusta; TUHAN muak kepada para penumpah darah dan orang-orang penipu.

Mazmur 5:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 5:6?

Mazmur 5:6 berkata bahwa Tuhan membinasakan para pendusta dan muak terhadap penumpah darah dan penipu. Ini menegaskan bahwa Allah tidak tinggal diam terhadap kebohongan dan kekerasan; Dia akan menghakimi mereka.

Latar belakang

Kebinasaan bagi pendusta

Daud menegaskan bahwa Allah akan membinasakan para pendusta dan merasa muak terhadap mereka yang haus darah dan suka menipu. Ini adalah pernyataan keadilan ilahi yang tegas.

Di mana

Yerusalem

Di bait Suci atau tempat doa pribadi, pagi hari

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud diurapi
Bait Salomo
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Daud, pemazmur, ~40 tahun

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang disembah di bait

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָבַד

avad · membinasakan

menghancurkan, membuat binasa

דָּבָר שֶׁקֶר

devar sheker · pendusta

orang yang berbicara dusta

תָּעַב

ta'av · muak

menjijikkan, merasa muak

Allah bukan sekadar menghukum dusta; Ia 'membinasakan' (avad) — bahasa yang kuat untuk pemusnahan. Kata 'ta'av' menggambarkan reaksi fisik muak, seperti melihat hal yang menjijikkan. Ini menunjukkan betapa seriusnya Allah memandang ketidakbenaran dan kekerasan.

Tahukah kamu

Muak

Kata Ibrani untuk 'muak' (ta'av) sebenarnya berarti 'menjijikkan', seperti bau busuk—Allah menganggap kejahatan itu menjijikkan, bukan sekadar tidak suka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 5:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 5:6

✕  Sering dikira

Allah selalu membinasakan setiap orang yang pernah berdusta—tidak ada pengampunan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini adalah pernyataan keadilan, bukan berarti tidak ada anugerah. Daud sendiri memohon belas kasihan di ayat lain; Allah menawarkan pengampunan bagi yang bertobat.

✕  Sering dikira

Orang percaya tidak perlu khawatir tentang dusta karena sudah dibenarkan.

✓  Yang sebenarnya

Allah tetap membenci kebohongan; orang percaya dipanggil untuk hidup benar. Pengampunan tidak berarti dosa dianggap remeh.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 5:6

Hiduplah dengan jujur dan jangan menipu. Jangan terlibat dalam kekerasan atau merugikan orang lain. Allah melihat semua dan akan membela kebenaran.

Bapa, jadikanlah aku orang yang jujur dan penuh kasih, jauh dari dusta dan kekerasan. Amin.