Mari ke tempat kediaman-Nya

Mazmur 132:7

Ziarah ke Sion, Janji bagi Daud

PerikopPerjanjian Antara Daud dan TUHAN · Mazmur 132:1-18 →
““Mari kita pergi ke tempat kediaman-Nya, mari kita menyembah pada tumpuan kaki-Nya!””

Mazmur 132:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 132:7?

Ayat ini mengajak umat untuk pergi ke tempat kediaman Tuhan dan menyembah di tumpuan kaki-Nya. Ini adalah undangan untuk mendekat kepada Allah, mengakui kehadiran-Nya yang kudus, dan merendahkan diri di hadapan-Nya.

Latar belakang

Ajakkan sesama beribadah

Pemazmur mengajak umat untuk pergi ke tempat kediaman Tuhan, yaitu Sion, tempat tabut Tuhan berada. Ini adalah panggilan untuk beribadah bersama, menyembah di hadapan Tuhan.

Di mana

Yerusalem

Dalam perjalanan ziarah ke bait Suci

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud memindahkan tabut
Salomo membangun bait
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang Israel yang saleh, ~950 SM

O

Kepada

Orang Israel

Jemaah yang berziarah ke Yerusalem

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִשְׁכָּן

mishkan · kediaman

Tempat tinggal, khususnya kemah suci

שָׁחָה

shachah · menyembah

Sujud atau membungkuk sebagai tindakan hormat

הֲדֹם

hadom · tumpuan kaki

Tempat kaki, metafora untuk bait sebagai takhta Tuhan

Kata 'mishkan' mengingatkan pada kemah suci di padang gurun, menunjukkan bahwa Tuhan hadir di antara umat-Nya. 'Shachah' dan 'hadom' menekankan sikap rendah hati dan pengakuan akan kebesaran Tuhan.

Tahukah kamu

Efrata dan Yaar

Ayat 6 menyebut Efrata dan padang Yaar, yang merujuk pada Betlehem dan Kiriath-Yearim, tempat tabut disimpan sebelum dibawa Daud ke Yerusalem.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 132:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 132:7

✕  Sering dikira

Menganggap 'tumpuan kaki' sebagai tempat fisik yang harus disembah.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah metafora untuk bait Suci sebagai takhta Tuhan, bukan objek penyembahan.

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini hanya berlaku bagi Israel kuno.

✓  Yang sebenarnya

Prinsipnya tetap relevan: kita dipanggil untuk beribadah kepada Tuhan dengan sukacita.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 132:7

Saat kita beribadah, kita tidak hanya datang ke gedung gereja, tetapi ke hadirat Tuhan. Mari kita sungguh-sungguh menyembah-Nya dengan hati yang rendah dan mau mendengarkan firman-Nya.

Tuhan, mampukan kami untuk mendekat kepada-Mu dan menyembah-Mu dengan segenap hati, ya Amin.