Seperti Mata Pelayan

Mazmur 123:2

Penantian yang Tekun

PerikopKetergantungan pada TUHAN · Mazmur 123:1-4 →
“Lihat, seperti mata para pelayan laki-laki memandang tangan tuannya, seperti mata para pelayan perempuan memandang tangan nyonyanya, begitu juga mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, hingga Dia berbelaskasihan kepada kita.”

Mazmur 123:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 123:2?

Ayat ini menggambarkan ketergantungan total umat kepada Tuhan seperti pelayan yang menantikan perintah dan belas kasihan tuannya. Mereka tidak berpaling ke mana-mana, hanya berharap kepada Allah yang setia, sampai Ia menunjukkan kasih-Nya. Ini adalah gambaran iman yang sabar dan penuh pengharapan.

Latar belakang

Kesetiaan Seorang Hamba

Pemazmur menggambarkan iman seperti hamba yang menanti perintah atau belas kasihan dari tuannya. Mata umat tertuju pada Allah, menunggu tindakan-Nya dengan penuh kesabaran.

Di mana

Yerusalem (kemungkinan)

Di tengah ibadah atau saat merenung

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penghinaan oleh musuh
Belas kasihan Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah Israel yang sedang terhina

T

Kepada

TUHAN

Allah yang penuh belas kasihan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֶבֶד

eved · pelayan laki-laki

Hamba, budak, pelayan

יָד

yad · tangan

Tangan, kekuatan, otoritas

חָנַן

chanan · berbelaskasihan

Menunjukkan kasih karunia, berbelas kasihan

Hamba dalam budaya kuno sangat bergantung pada tangan tuannya; kita pun bergantung pada belas kasihan Allah, bukan pada kekuatan sendiri.

Tahukah kamu

Perumpamaan Hamba

Di Timur Tengah kuno, pelayan sering menunggu isyarat tangan dari majikan untuk mengetahui keinginan mereka; ini gambaran ketergantungan total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 123:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 123:2

✕  Sering dikira

Menganggap kita harus memaksa Allah bertindak dengan doa.

✓  Yang sebenarnya

Tindakan ini adalah sikap percaya, bukan paksaan; hamba menunggu kehendak tuan.

✕  Sering dikira

Terjebak pada status hamba yang rendah dan hina.

✓  Yang sebenarnya

Menjadi hamba Allah adalah kehormatan, karena menunjukkan hubungan yang dekat dan penuh kepercayaan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 123:2

Seperti pelayan yang selalu memperhatikan tangan tuannya untuk siap melayani dan menantikan sinyal, kita juga perlu belajar hidup dalam kewaspadaan dan ketaatan penuh kepada Tuhan. Dalam keseharian, ini bisa berarti peka terhadap pimpinan Roh Kudus dan bersedia melayani sesama dengan rendah hati.

Tuhan, jadikan hatiku seperti pelayan yang setia, yang selalu memandang-Mu untuk menerima petunjuk dan belas kasihan-Mu. Amin.