Menanti Penghancur

Mazmur 119:95

Firman-Mu Pelita

Orang-orang fasik menanti-nanti untuk membinasakan aku, tetapi aku akan memahami kesaksian-kesaksian-Mu.

Mazmur 119:95 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 119:95?

Meskipun orang fasik mengintai untuk membinasakan, pemazmur memilih untuk memahami kesaksian-kesaksian Allah. Ini menunjukkan bahwa fokus pada firman Allah adalah kunci untuk bertahan dan mendapatkan hikmat di tengah ancaman.

Latar belakang

Musuh di Sekitar

Pemazmur sadar akan orang fasik yang menanti untuk membinasakannya. Namun, ia bertekad untuk memahami kesaksian Tuhan sebagai fokus dan perlindungan.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci atau rumah, saat merenung

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengarang tidak diketahui
Pengarang tidak diketahui
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang saleh yang merenungkan firman dan menghadapi musuh.

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, Yang Maha Kuasa dan setia pada perjanjian.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רְשָׁעִים

resha'im · fasik

orang yang bersalah, tidak adil, jahat.

צִפּוּ

tsippu · menanti-nanti

mengintai, menunggu dengan niat jahat.

בִּין

bin · memahami

mengerti, membedakan, memperhatikan.

Pemazmur tidak disibukkan oleh pengintaian orang fasik, tetapi memilih untuk memahami kesaksian Tuhan—ini adalah sikap kebijaksanaan.

Tahukah kamu

Kata 'fasik'

Dalam bahasa Ibrani, 'fasik' (רשע, rasha) sering merujuk pada orang yang melanggar hukum Taurat dan menindas orang benar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:95

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 119:95

✕  Sering dikira

Mengira pemazmur takut dan kewalahan oleh orang fasik.

✓  Yang sebenarnya

Ia justru bertekad untuk fokus pada kesaksian Tuhan, bukan merasa takut.

✕  Sering dikira

Menganggap pemahaman hanya soal intelektual.

✓  Yang sebenarnya

Dalam Alkitab, memahami berarti melibatkan hati dan ketaatan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 119:95

Ketika ada orang yang mencoba menjatuhkan kita, jangan balas dengan kebencian. Alihkan perhatian kita untuk merenungkan kebenaran Allah, itu akan memberi kita kekuatan dan ketenangan.

Ya Allah, di tengah tantangan dari orang-orang yang tidak baik, mampukan aku untuk tetap berpegang pada firman-Mu. Amin.