Saat Allah Berpaling

Mazmur 119:132

Kesetiaan pada Firman TUHAN

Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, sebagaimana kepada orang-orang yang mengasihi nama-Mu.

Mazmur 119:132 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 119:132?

Pemazmur memohon agar Tuhan berpaling kepadanya dan mengasihaninya, sebagaimana Dia selalu melakukan kepada orang-orang yang mengasihi nama-Nya. Ini menunjukkan keyakinan bahwa Tuhan berbelas kasihan kepada umat-Nya. Ini adalah permohonan akan anugerah dan kebaikan Tuhan di tengah pergumulan.

Latar belakang

Permohonan untuk Dilihat

Pemazmur merasa bahwa Allah tidak memperhatikannya, sehingga ia memohon agar TUHAN berbalik kepadanya dan menunjukkan kasih sayang-Nya. Ia mengaitkan permohonannya dengan kasih kepada nama TUHAN, bukan atas dasar jasa sendiri.

Di mana

Yerusalem

Tempat doa pribadi, mungkin di rumah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Bait Suci dibangun
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah setia, sedang merasa ditinggalkan, tetapi tetap berharap

T

Kepada

TUHAN

Allah yang penuh rahmat, yang diminta untuk memperhatikan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פְּנֵה

peneh · Berpalinglah

menghadap, memalingkan muka ke arah seseorang

חָנֵּנִי

choneni · kasihanilah

menunjukkan kasih karunia, belas kasihan, atau kemurahan

אֹהֲבֵי

ohavei · mengasihi

mengasihi dengan kasih yang dalam dan setia

Memohon belas kasihan bukan berdasarkan kebaikan sendiri, tetapi karena kita termasuk orang yang mengasihi nama-Nya. Pengulangan 'kasih' menunjukkan hubungan yang erat, bukan transaksi.

Tahukah kamu

Arti 'berpaling'

Kata 'berpaling' dalam Ibrani (penah) sering dipakai untuk memalingkan muka, bisa karena marah atau karena ingin melihat. Di sini, pemazmur meminta Allah untuk 'memalingkan muka' ke arahnya, yaitu memandangnya dengan belas kasihan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:132

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 119:132

✕  Sering dikira

Menganggap Allah sedang marah dan perlu dibujuk agar mau menolong.

✓  Yang sebenarnya

Permohonan ini lahir dari iman, karena Allah memang berbelas kasihan kepada umat-Nya.

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini hanya untuk orang-orang yang sudah sempurna.

✓  Yang sebenarnya

Pemazmur tidak mengklaim kesempurnaan, ia hanya menyebut kasihnya kepada nama TUHAN.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 119:132

Ketika kita merasa jauh dari Tuhan, kita dapat berseru memohon belas kasihan-Nya. Tuhan tidak pernah menolak mereka yang mengasihi-Nya. Mari kita berani datang kepada-Nya dengan penuh keyakinan, memohon wajah-Nya berpaling kepada kita.

Tuhan, berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, karena aku mengasihi nama-Mu. Pulihkanlah aku dengan kasih-Mu. Amin.