Mulut Terbuka Menunggu Firman

Mazmur 119:131

Kesetiaan pada Firman TUHAN

Aku membuka mulutku dan terengah-engah, karena aku merindukan perintah-perintah-Mu.

Mazmur 119:131 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 119:131?

Pemazmur membuka mulutnya dan terengah-engah, menggambarkan kerinduan yang sangat dalam akan perintah-perintah Allah. Seperti orang yang haus akan air, ia merindukan firman Tuhan dengan segenap keberadaannya. Ini menunjukkan betapa pentingnya firman Tuhan bagi kehidupannya, seperti kebutuhan jasmani yang mendasar.

Latar belakang

Kerinduan yang Membara

Pemazmur diliputi kerinduan yang sangat kuat akan perintah-perintah TUHAN, seperti orang yang kehausan membuka mulutnya lebar-lebar untuk menyerap air. Ia merasa bahwa hanya Firman yang dapat memuaskan dahaga rohaninya.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Suci atau tempat doa pribadi

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Bait Suci dibangun
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah setia, mungkin seorang Lewi, sangat mencintai Firman

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang kepadanya doa ini ditujukan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פִּי

pi · mulutku

mulut, bagian tubuh yang dipakai untuk berbicara dan makan

אֶשְׁאָף

esha'af · terengah-engah

menghirup udara dengan kuat, seperti orang yang kehausan atau lelah

לְמִצְוֹתֶיךָ

lemitzvotekha · merindukan

sangat menginginkan, menanti-nanti dengan hasrat yang kuat

Kerinduan pada Firman digambarkan sebagai kebutuhan fisik, bukan sekadar keinginan. Kata 'terengah-engah' dan 'merindukan' bersama-sama menunjukkan hasrat yang menggerakkan seluruh tubuh, bukan hanya pikiran.

Tahukah kamu

Makna 'membuka mulut'

Dalam bahasa Ibrani, 'membuka mulut' adalah ungkapan untuk bernafas dengan dasar, atau bahkan menguap karena lelah. Ini menunjukkan kerinduan yang sangat fisik dan intens.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:131

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 119:131

✕  Sering dikira

Menganggap perintah-perintah adalah beban yang membuat kita terengah-engah.

✓  Yang sebenarnya

Di sini 'terengah-engah' justru karena rindu, bukan karena berat.

✕  Sering dikira

Mengira pemazmur sedang berlari atau bekerja keras.

✓  Yang sebenarnya

Ia hanya berdiri dan membuka mulut, tetapi hasratnya begitu besar.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 119:131

Apakah kita memiliki kerinduan yang sama akan firman Tuhan, atau kita merasa cukup tanpa membacanya? Mari kita tingkatkan rasa haus kita akan kebenaran-Nya, seperti kita mendambakan makanan dan minuman.

Tuhan, berikan aku kerinduan yang membara untuk merenungkan dan melakukan perintah-perintah-Mu, seperti orang yang haus akan air. Amin.