Terang di hadapan Tuhan

Mazmur 118:27

Batu Penjuru dan Kasih Setia Tuhan

TUHAN adalah Allah, dan Dia telah menerangi. Ikatlah kurban hari raya dengan tali-tali, pada tanduk-tanduk mazbah.

Mazmur 118:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 118:27?

Ayat ini mengakui bahwa TUHAN adalah Allah yang menerangi jalan kita. 'Ikatlah kurban hari raya dengan tali-tali' merujuk pada praktik mempersembahkan kurban di altar, yang melambangkan penyerahan diri kepada Allah. Ini mengajak kita untuk menyembah dengan sukacita dan pengabdian penuh.

Latar belakang

Terang dan kurban

Pemazmur mengakui TUHAN sebagai Allah yang menerangi. Lalu dia mengajak untuk mengikat kurban hari raya dengan tali pada tanduk mazbah, mungkin merujuk pada ritual tertentu.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran Bait Allah dekat mazbah

Kapan

~950 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Berkat bagi peziarah
Kurban syukur di mazbah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang saleh yang bersyukur, mungkin raja atau imam

J

Kepada

Jemaah

Orang-orang yang berkumpul di Bait Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֵל

El · Allah

Allah yang kuat

אוֹר

or · menerangi

memberi terang, menyinari

חַג

chag · kurban

perayaan, pesta, korban hari raya

TUHAN menerangi umat-Nya, dan respons yang tepat adalah mempersembahkan kurban syukur—bukan sekadar ritual, tetapi sukacita perayaan.

Tahukah kamu

Tanduk mazbah

Mazbah di Bait Allah memiliki tonjolan di empat sudutnya yang disebut 'tanduk'. Orang yang memegang tanduk mazbah bisa mendapat perlindungan (1 Raja-raja 1:50).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 118:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 118:27

✕  Sering dikira

Kurban ini harus dipersembahkan secara harfiah setiap hari.

✓  Yang sebenarnya

Ini gambaran syukur yang bisa diwujudkan dalam pujian dan ketaatan.

✕  Sering dikira

Terang hanya untuk orang tertentu.

✓  Yang sebenarnya

Terang TUHAN tersedia bagi semua yang mencari Dia.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 118:27

Tuhan menerangi hidup kita, maka mari kita menyambut terang-Nya dengan hati yang siap berkorban dan mengabdikan diri. Jadikan ibadah dan pelayanan sebagai wujud syukur kita.

Ya Allah, terangilah langkahku dan terimalah persembahan hidupku sebagai kurban yang berkenan bagi-Mu. Amin.