TUHAN Mendengar dan Menjawab

Mazmur 116:2

Ucapan Syukur atas Keselamatan

PerikopSelamat dari Kematian · Mazmur 116:1-19 →
“Sebab, Dia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka aku akan berseru kepada-Nya pada hari-hariku.”

Mazmur 116:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 116:2?

Penulis bersaksi bahwa Tuhan 'menyendengkan telinga-Nya'—gambaran yang sangat dekat dan penuh perhatian. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak hanya mendengar secara umum, tetapi secara khusus memperhatikan pribadi penulis. Responsnya adalah komitmen untuk terus berseru kepada Tuhan seumur hidup.

Latar belakang

Keyakinan akan Kedekatan TUHAN

Pemazmur menyatakan bahwa TUHAN pernah 'menyendengkan telinga' kepadanya, sebuah metafora yang menggambarkan perhatian personal dari Allah. Karena itu ia bertekad untuk terus berseru seumur hidupnya.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Allah, saat ibadah

Kapan

~1000 SM (tradisi Daud)

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penyembuhan atau pembebasan
Kehidupan sehari-hari
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur (tradisi Daud)

Orang yang pernah diselamatkan dari bahaya maut

J

Kepada

Jemaat Israel

Umat yang berkumpul di Bait Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָטָה

natah · menyendengkan

memiringkan atau mengarahkan

אֹזֶן

'ozen · telinga

organ pendengaran, simbol perhatian

קָרָא

qara' · berseru

memanggil dengan nyaring

Allah digambarkan membungkuk untuk mendengar kita, dan respons kita adalah berdoa terus-menerus sepanjang hidup.

Tahukah kamu

Frasa 'menyendengkan telinga'

Ini adalah bahasa antropomorfis: menggambarkan Allah seolah-olah condong untuk mendengar, menunjukkan keintiman yang sangat dekat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 116:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 116:2

✕  Sering dikira

Allah hanya mendengar doa orang yang saleh sempurna.

✓  Yang sebenarnya

Mazmur ini dinaikkan oleh orang yang sadar akan kelemahannya.

✕  Sering dikira

Kita hanya perlu berseru sekali dan selesai.

✓  Yang sebenarnya

Teks ini menunjukkan komitmen untuk terus berseru sepanjang hidup.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 116:2

Tuhan tidak pernah terlalu sibuk untuk Anda. Saat Anda merasa diabaikan, ingatlah bahwa Dia mendengar setiap doa. Buatlah keputusan untuk terus berdoa, bahkan ketika jawaban tidak datang cepat.

Ya Tuhan, terima kasih atas perhatian-Mu yang intim; ajari aku untuk terus berseru kepada-Mu di segala musim hidupku. Amin.