Gunung-gunung melompat seperti domba

Mazmur 114:4

Kuasa Allah atas alam

Gunung-gunung melompat-lompat seperti domba-domba jantan, bukit-bukit seperti anak-anak domba.

Mazmur 114:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 114:4?

Gunung-gunung dan bukit-bukit digambarkan melompat seperti domba, melambangkan gempa bumi dan ciptaan yang bereaksi dengan sukacita atau gentar di hadapan Tuhan.

Latar belakang

Alam gemetar di hadapan Tuhan

Ayat ini menggambarkan reaksi gunung-gunung dan bukit-bukit yang melompat seperti domba ketika Tuhan hadir. Ini adalah gambaran puitis yang menekankan kuasa Tuhan atas ciptaan-Nya.

Di mana

Yerusalem

Dalam ibadah di Bait Suci

Kapan

~950 SM

Setelah keluar dari Mesir, masa raja-raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Israel keluar dari Mesir
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyair Israel, hamba Tuhan

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָקַד

raqad · melompat-lompat

melompat, menari, berjingkrak

הֶהָרִים

heharim · gunung-gunung

gunung-gunung

אֵילִים

elim · domba-domba jantan

domba jantan, yang kuat

Kata 'raqad' mengungkapkan respons sukacita dari gunung, bukan sekadar ketakutan. Tuhan yang berkuasa membuat ciptaan menari.

Tahukah kamu

Gempa bumi atau tarian?

Dalam bahasa aslinya, kata 'melompat-lompat' bisa juga berarti 'menari', sehingga gunung-gunung digambarkan menari kegirangan, bukan hanya gemetar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 114:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 114:4

✕  Sering dikira

Menganggap gunung benar-benar melompat secara harfiah

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah gaya bahasa puitis untuk menunjukkan kuasa Tuhan, bukan peristiwa geologis literal.

✕  Sering dikira

Mengira gunung-gunung takut dan lari dari Tuhan

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah respons kagum dan sukacita, bukan ketakutan yang negatif.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 114:4

Semua ciptaan merespons kehadiran Tuhan. Kita pun harus hidup dengan kesadaran bahwa Allah itu nyata dan layak disembah, bukan hanya dalam ibadah, tapi juga dalam keseharian.

Tuhan, buatlah hatiku bergetar dan bersukacita saat menyadari kehadiran-Mu yang agung. Amin.