Kutuk sebagai Pakaian

Mazmur 109:18

Doa Terhadap Musuh yang Jahat

PerikopDoa Orang yang Difitnah · Mazmur 109:1-31 →
“dia mengenakan kutuk sebagai pakaiannya, sehingga itu meresap ke dalam tubuhnya, seperti air dan seperti minyak ke dalam tulang-tulangnya.”

Mazmur 109:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 109:18?

Gambaran ini menggambarkan kutuk yang melekat erat pada orang fasik, seperti pakaian yang dikenakan dan meresap ke dalam tubuhnya seperti air dan minyak. Ini menunjukkan akibat dari hidup yang penuh kebencian dan kutuk.

Latar belakang

Kutuk yang Menyatu

Daud memakai metafora pakaian untuk menggambarkan kutuk yang melekat erat pada orang jahat. Kutuk itu seperti jubah yang menyelubungi tubuhnya, bahkan meresap sampai ke tulang, seperti air dan minyak yang meresap.

Di mana

Yerusalem

Di tempat pengungsian atau di bait suci

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengangkatan Daud sebagai raja
Pemberontakan Absalom
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja dan pemazmur Israel, ~50 tahun, sedang dikejar musuh

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, yang diyakini mendengar doa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָבַשׁ

lavash · pakaian

mengenakan, memakai pakaian

מֵעֶה

me'eh · tubuh

bagian dalam, perut, usus; organ dalam

עֶצֶם

etsem · tulang

tulang, inti, kekuatan

Metafora lavash (memakai) dengan me'eh dan etsem menunjukkan bahwa kutuk bukan sekadar di permukaan, tetapi sudah menyatu dengan seluruh keberadaan orang itu, dari luar sampai ke dalam.

Tahukah kamu

Kiasan pakaian dalam Alkitab

Dalam budaya Timur Tengah kuno, pakaian sangat penting untuk identitas dan kehormatan. Mengenakan kutuk seperti pakaian berarti menjadi identik dengan kutuk itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 109:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 109:18

✕  Sering dikira

Menganggap ini hanya hiperbola yang tidak berarti.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah gambaran yang kuat tentang bagaimana kutukan (akibat dosa) dapat menguasai seluruh hidup seseorang secara nyata.

✕  Sering dikira

Menyangka kutuk itu seperti benda mati yang bisa dipakai dan dilepas.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, kutuk adalah konsekuensi spiritual yang melekat erat, bukan sekadar aksesori.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 109:18

Apa yang kita biarkan menguasai hati kita akan menjadi bagian dari diri kita. Jika kita menyimpan kepahitan, itu akan merusak kita dari dalam. Sebaliknya, jika kita memilih kasih dan pengampunan, itu akan membawa damai dan kesembuhan.

Bapa, bersihkan aku dari segala kepahitan dan ajari aku untuk mengenakan kasih, sehingga hidupku memancarkan kebaikan-Mu. Amin.