Kutukan yang Menyelimuti

Mazmur 109:19

Doa Pembalasan untuk Musuh

PerikopDoa Orang yang Difitnah · Mazmur 109:1-31 →
“Biarlah itu menjadi pakaian yang menyelubunginya, sebagai ikat pinggang yang selalu dikenakannya.”

Mazmur 109:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 109:19?

Ayat ini menunjukkan bahwa kutukan yang diucapkan orang fasik akan menjadi seperti pakaian yang melekat padanya, meliputi seluruh hidupnya. Ini adalah gambaran kuat bahwa perkataan atau doa kutuk yang diucapkan akan kembali dan menimpa orang yang mengucapkannya, seperti pakaian yang tidak bisa dilepaskan.

Latar belakang

Kutuk sebagai Pakaian

Daud melanjutkan doa kutuknya terhadap musuh yang jahat. Ia berharap kutuk itu melekat seperti pakaian yang selalu dikenakan, melambangkan kesalahan yang tak terhindarkan.

Di mana

Yerusalem

Tempat penulisan mazmur, mungkin di istana

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud dilantik menjadi raja
Daud meninggal dunia
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, sedang dalam bahaya

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang mendengarkan doa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בֶּגֶד

beged · pakaian

pakaian, jubah, kain penutup

כָּסָה

kasah · menyelubunginya

menutupi, menyembunyikan, meliputi

אֵזוֹר

ezor · ikat pinggang

sabuk, ikat pinggang yang dipakai erat

Kata-kata ini menggambarkan kutuk yang menyelubungi seluruh hidup seseorang, seperti pakaian yang menempel dan ikat pinggang yang mengikat erat. Daud menginginkan agar kejahatan musuh benar-benar dipakai sebagai identitas mereka.

Tahukah kamu

Metafora Pakaian

Dalam budaya Timur Tengah kuno, pakaian sering melambangkan identitas dan status seseorang. Kutuk yang menjadi pakaian berarti kejahatan itu menyatu dengan keberadaan mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 109:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 109:19

✕  Sering dikira

Daud mengutuk musuh dengan kebencian pribadi yang tidak pantas.

✓  Yang sebenarnya

Daud meminta keadilan Allah; kutuk di sini adalah konsekuensi atas kejahatan, bukan kebencian tanpa dasar.

✕  Sering dikira

Ayat ini menganjurkan kita untuk membalas dendam sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Daud menyerahkan keadilan kepada Allah, bukan mengambil sendiri.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 109:19

Perkataan kita memiliki kuasa, baik untuk membangun atau menghancurkan. Mari kita berhati-hati dalam berkata-kata, dan jika kita merasa dikutuk atau difitnah, kita bisa menyerahkan pembalasan kepada Tuhan, karena Dia yang akan membela kita.

Tuhan, mampukan aku untuk selalu mengucapkan kata-kata berkat, bukan kutukan, dan biarlah berkat-Mu yang menyelubungi hidupku, Amin.