Anak sulung mati

Mazmur 105:36

Kisah Kesetiaan Allah pada Perjanjian-Nya

Lalu, Dia membunuh semua anak sulung di negeri mereka, dan buah-buah sulung dari segala kekuatan mereka.

Mazmur 105:36 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 105:36?

Mazmur 105:36 menceritakan tulah terakhir: kematian semua anak sulung di Mesir. Ini adalah pukulan paling dahsyat yang memaksa Firaun membiarkan Israel pergi. Ayat ini menunjukkan keseriusan dosa dan kekudusan Allah, serta kesetiaan-Nya pada janji pembebasan.

Latar belakang

Puncak Tulah: Anak Sulung

Tulah terakhir dan paling menghancurkan adalah kematian semua anak sulung di Mesir, baik manusia maupun hewan. Ini menjadi puncak penghakiman Allah atas Firaun yang menolak melepaskan Israel, dan akhirnya membuka jalan bagi pembebasan.

Di mana

Yerusalem

Tempat ibadah, mungkin Bait Suci

Kapan

~1000 SM

Setelah Daud, mungkin masa pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tulah belalang
Keluaran dari Mesir
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah Israel yang merenungkan kasih setia Allah

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang bersyukur atas pembebasan dari Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָכָה

nakah · membunuh

Memukul, menghantam, menyerang hingga mati

בְּכוֹר

bekhor · anak sulung

Anak pertama, yang sulung, yang memiliki hak istimewa

רֵאשִׁית

reshit · buah sulung

Yang pertama, yang terbaik, bagian awal dari sesuatu

Kombinasi kata-kata ini menunjukkan bahwa Allah memukul yang terbaik dan terpenting di Mesir—anak sulung dan kekuatan pertama—sebagai tanda penghakiman yang total atas keangkuhan Firaun.

Tahukah kamu

Anak Sulung dalam Budaya Mesir

Anak sulung memegang posisi istimewa sebagai pewaris utama dan penerus nama keluarga, jadi kematian mereka adalah pukulan yang sangat dalam bagi setiap keluarga Mesir.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 105:36

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 105:36

✕  Sering dikira

Menganggap Tuhan kejam dan tidak adil membunuh anak-anak.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah penghakiman terakhir setelah Firaun berkali-kali menolak, dan juga menunjukkan keseriusan dosa.

✕  Sering dikira

Melupakan bahwa ini menjadi dasar Paskah dan keselamatan Israel.

✓  Yang sebenarnya

Peristiwa ini memperingatkan konsekuensi dosa dan menunjuk pada pengorbanan Kristus.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 105:36

Tuhan menetapkan batas yang tegas antara umat-Nya dan dunia. Kematian anak sulung mengingatkan kita akan harga yang harus dibayar untuk dosa, tetapi juga kasih Allah yang menyediakan jalan keluar melalui darah anak domba. Kita yang telah ditebus hendaknya hidup bersyukur.

Allah yang kudus, terima kasih karena Engkau telah menebus kami dengan darah Anak Domba; mampukan kami untuk hidup menghargai pengorbanan-Mu. Amin.