Membungkam Pencaci dan Sombong

Mazmur 101:5

Komitmen Raja yang Saleh

Siapa pun yang diam-diam mencaci sesamanya, aku akan membinasakannya. Aku takkan tahan terhadap orang yang bermata congkak dan tinggi hati.

Mazmur 101:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 101:5?

Daud menegaskan bahwa ia akan bertindak tegas terhadap mereka yang memfitnah sesamanya, dan ia tidak akan menoleransi orang yang sombong dan angkuh. Ini menunjukkan komitmennya untuk menghargai sesama dan merendahkan diri di hadapan Tuhan.

Latar belakang

Melawan Fitnah dan Kesombongan

Daud menyatakan sikap tegas terhadap mereka yang diam-diam memfitnah sesama dan terhadap orang yang sombong. Ia akan membinasakan pencaci dan tidak tahan terhadap orang yang tinggi hati, menunjukkan keadilan yang tegas dalam pemerintahannya.

Di mana

Yerusalem

Istana Raja, saat merenungkan pemerintahan

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Pemerintahan Salomo
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, gembala yang menjadi raja, leluhur Mesias

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang kepadanya Daud bermazmur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָשַׁן

lashan · mencaci

memfitnah, menyerang dengan lidah

צָמַת

tsamat · membinasakan

memusnahkan, menghancurkan

רָם עֵינַיִם

ram enayim · tinggi hati

mata yang angkuh, arogan

Daud menggunakan kata-kata yang kuat untuk menunjukkan betapa seriusnya dosa fitnah dan kesombongan di mata Allah. Ini bukan sekadar tidak suka, tetapi tindakan aktif untuk memberantasnya.

Tahukah kamu

Kata 'mencaci' dalam bahasa Ibrani

Kata yang dipakai adalah 'lashan', yang berarti 'menggunakan lidah' untuk memfitnah atau menyerang. Ini serumpun dengan kata 'lidah' (lashon).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 101:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 101:5

✕  Sering dikira

Daud suka membunuh orang yang berbeda pendapat.

✓  Yang sebenarnya

Ini berbicara tentang keadilan, bukan balas dendam pribadi; Tuhan juga membenci hal-hal tersebut.

✕  Sering dikira

Orang Kristen boleh membenci orang lain.

✓  Yang sebenarnya

Ini membenci perbuatan dan sikap, bukan orangnya; kita dipanggil untuk mengasihi musuh.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 101:5

Kita mungkin tidak bisa 'membinasakan' orang, tapi kita bisa memilih untuk tidak menyebarkan gosip atau mendukung kesombongan. Beranilah untuk membela kebenaran dan menjaga tutur kata kita, agar tidak menyakiti orang lain.

Tuhan, tolong aku untuk tidak memfitnah sesama dan rendah hati di hadapan-Mu. Berikan aku keberanian untuk menegur dengan kasih dan menjaga lidahku. Amin.