Pemazmur memohon Allah bangkit
Mazmur 10:12
Seruan agar Allah Bertindak
“Bangkitlah, ya TUHAN! Ya Allah, ulurkanlah tangan-Mu. Jangan melupakan orang tertindas.”Mazmur 10:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bangkitlah, TUHAN! Ya Allah, ulurkanlah tangan-Mu, janganlah lupakan orang-orang yang tertindas.”Mazmur 10:12 · TB
Terjemahan Baru
“Bangkitlah, TUHAN, hukumlah orang jahat! Ingatlah orang yang tertindas!”Mazmur 10:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Arise, O LORD; O God, lift up thine hand: forget not the humble.”Mazmur 10:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 10:12?
Ini adalah seruan permohonan agar Allah bangkit dan bertindak, mengulurkan tangan-Nya untuk membela orang tertindas. Ini mengungkapkan kerinduan akan keadilan dan harapan bahwa Allah tidak akan melupakan umat-Nya.
Latar belakang
Doa untuk Keadilan
Pemazmur tidak tinggal diam; ia berseru agar Allah bangkit dan mengulurkan tangan-Nya untuk menolong orang tertindas. Ini adalah puncak dari keluhan sebelumnya, seruan yang penuh harap.
Di mana
Yerusalem (mungkin)
Dalam doa, mungkin di Bait Suci
Kapan
~1000 SM (masa Daud)
Kerajaan Israel bersatu
Yang berbicara
Pemazmur
Orang saleh yang berdoa dengan iman
Kepada
TUHAN
Allah yang diharapkan bertindak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קוּם
qum · bangkit
berdiri, bangkit, bertindak
נְשָׂא
nasa · ulurkan
mengangkat, mengulurkan
שָׁכַח
shakach · jangan melupakan
lupa, mengabaikan
Kata 'bangkit', 'ulurkan', dan 'jangan melupakan' menunjukkan tindakan aktif dari Allah: berdiri, mengulurkan tangan, dan tidak melupakan. Ini adalah permohonan agar Allah terlibat langsung dalam sejarah.
Tahukah kamu
'Bangkit' adalah bahasa perang
Kata 'bangkit' (qum) sering dipakai dalam konteks militer, seperti bangkit untuk berperang atau bertindak. Ini menunjukkan bahwa pemazmur menginginkan Allah bertindak sebagai pejuang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 10:12
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 10:12
✕ Sering dikira
Allah perlu 'bangun' seperti manusia yang tidur.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora doa; Allah tidak tidur, tetapi pemazmur memohon agar Allah bertindak nyata.
✕ Sering dikira
Dengan berdoa, manusia bisa memaksa Allah melakukan sesuatu.
✓ Yang sebenarnya
Doa adalah ungkapan iman dan ketergantungan, bukan upaya untuk mengendalikan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 10:12
Ketika kita berdoa meminta keadilan, kita juga harus siap menjadi alat Tuhan untuk menjawab doa itu. Ajaklah Tuhan untuk bertindak melalui tangan dan kaki kita, membawa kelegaan bagi mereka yang menderita.
Bangkitlah, ya Tuhan, dan pakailah aku sebagai jawaban atas doa orang-orang yang tertindas, supaya mereka mengalami kasih dan keadilan-Mu melalui diriku. Amin.