Tantangan kepada Allah

Mazmur 10:13

Mengapa Allah Diam?

Mengapa orang fasik menghina Allah? Dia berkata dalam hatinya, “Engkau takkan menuntut.”

Mazmur 10:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 10:13?

Orang fasik merasa aman karena berpikir Allah tidak akan menuntut atau menghukum mereka. Ayat ini menunjukkan bahwa meskipun orang jahat menghina Allah dengan sikap dan tindakan mereka, Allah pasti akan bertindak. Pertanyaan retoris ini menegaskan bahwa Allah tidak akan membiarkan kejahatan terus berlanjut tanpa akibat.

Latar belakang

Mengapa orang fasik menghina Allah?

Orang fasik dengan angkuh berkata bahwa Allah tidak akan menuntut, seolah-olah Dia tidak peduli atau tidak mampu bertindak. Pemazmur mempertanyakan mengapa Allah diam dan membiarkan penghinaan itu berlanjut.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci, saat berdoa lantang

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemazmur melihat kejahatan
Doa agar Allah bertindak
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Penyembah setia yang bergumul dengan kejahatan yang tampaknya menang.

A

Kepada

Allah (TUHAN)

Raja kekal yang dianggap tidak bertindak.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָאַץ

na'ats · menghina

menantang, meremehkan, memperlakukan dengan hina

אָמַר

amar · berkata

berbicara, berkata dalam hati

דָּרַשׁ

darash · menuntut

menuntut pertanggungjawaban, mencari keadilan

Kata 'amar' menunjukkan bahwa ini adalah keyakinan dalam hati, bukan pernyataan terbuka. Orang fasik 'menantang' Allah karena yakin tidak akan dituntut. Kombinasi ini menyingkap akar masalah: keraguan akan keadilan Allah.

Tahukah kamu

Kata 'menghina' di sini berarti menantang

Kata Ibrani yang dipakai ('na'ats') juga berarti meremehkan atau menantang otoritas, seperti menyindir bahwa Allah tidak berkuasa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 10:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 10:13

✕  Sering dikira

Pemazmur setuju bahwa Allah tidak akan menuntut.

✓  Yang sebenarnya

Pemazmur justru mempertanyakan sikap Allah dan meminta Dia bertindak.

✕  Sering dikira

Kata 'menuntut' hanya berarti hukum manusia.

✓  Yang sebenarnya

Di sini ini adalah permintaan agar Allah menegakkan keadilan-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 10:13

Pernahkah kita berpikir bahwa Allah tidak melihat atau tidak peduli dengan ketidakadilan yang kita alami? Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak meniru sikap orang fasik yang meremehkan Allah, tetapi sebaliknya, kita harus percaya bahwa Allah adalah hakim yang adil. Kepercayaan ini memberi kita ketenangan saat menghadapi ketidakadilan.

Tuhan, ampuni aku jika aku pernah meragukan keadilan-Mu; teguhkan imanku bahwa Engkau selalu memperhatikan setiap ketidakadilan. Amin.