Yesus masuk, memegang tangan anak itu, dan dia bangkit

Matius 9:25

Pengampunan, Pemanggilan, dan Mujizat

Namun, ketika orang banyak itu sudah diusir keluar, Yesus masuk lalu memegang tangan anak itu, dan anak perempuan itu pun bangun.

Matius 9:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Matius 9:25?

Yesus mengusir orang banyak yang menangis dan meratap, lalu memegang tangan anak itu dan membangunkannya. Ini menunjukkan kuasa-Nya atas kematian dan bahwa Dia tidak terbatas oleh keadaan fisik.

Latar belakang

Sentuhan yang memberi kehidupan

Yesus tidak berdoa panjang, tidak membuat ritual khusus. Dia cukup memegang tangan anak itu — sentuhan yang menurut hukum Yahudi akan mencemari orang yang menyentuh mayat. Tapi Yesus tidak menjadi najis — justru kehidupan mengalir dari Dia ke anak itu. Markus menyimpan kata aramik yang Yesus ucapkan: 'Talita kumi' (anak perempuan, bangunlah).

Kapan

~30 M

Momen kebangkitan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Orang-orang menertawakan Yesus dan diusir keluar
Berita menyebar ke seluruh daerah
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Matius (narator)

Mencatat kebangkitan dengan kalimat singkat yang kuat

P

Kepada

Pembaca Injil

Yang menyaksikan lewat teks: iman vs skeptisisme

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐκράτησεν τῆς χειρός

ekratēsen tēs cheiros · took by the hand

Memegang tangan — sentuhan personal dan langsung

ἠγέρθη

ēgerthē · arose

Bangkit/dibangkitkan — kata yang dipakai untuk kebangkitan Yesus sendiri

κοράσιον

korasion · girl

Anak perempuan — sapaan yang hangat dan personal

Ēgerthē (dibangkitkan) yang dipakai untuk anak Yairus adalah kata yang sama dengan kebangkitan Yesus — Matius tidak memilih kata secara sembarangan.

Tahukah kamu

Markus menyimpan kata-kata Yesus dalam bahasa aslinya

Markus 5:41 mencatat Yesus berkata 'Talita kumi' — bahasa Aram, bahasa sehari-hari Yesus. Ini salah satu momen di mana kita mendengar langsung kata-kata Yesus dalam bahasa yang Dia pakai, bukan terjemahan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Matius 9:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Matius 9:25

✕  Sering dikira

Anak itu hanya pingsan dan siuman sendiri

✓  Yang sebenarnya

Seluruh konteks — peniup seruling, peratap, orang berkabung yang menyatakan dia mati — menunjukkan ini adalah kematian yang nyata, bukan pingsan.

✕  Sering dikira

Yesus mencemarkan diri dengan menyentuh mayat

✓  Yang sebenarnya

Justru sebaliknya — Yesus yang suci tidak menjadi najis; kehidupan dari Dia yang mengalir ke anak itu, bukan kenajisan yang menyeberang ke-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Matius 9:25

Terkadang kita dikelilingi oleh keraguan dan keputusasaan orang lain. Yesus mengajak kita untuk fokus pada kuasa-Nya, bukan pada situasi yang tampak mustahil. Percayalah bahwa Dia mampu membangkitkan apa yang 'mati' dalam hidup kita.

Tuhan, ampuni aku ketika aku lebih fokus pada masalah daripada kuasa-Mu; bangkitkan imanku untuk percaya pada mujizat-Mu. Amin.