"Tabita, bangunlah!" — mata pun terbuka
Kisah Para Rasul 9:40
Yang dibangkitkan dari kematian di Yope
“Namun, Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu berlutut dan berdoa. Kemudian, ia berpaling kepada mayat Tabita dan ia berkata, “Tabita, bangunlah!” Lalu, perempuan itu membuka matanya dan ketika ia melihat Petrus, ia duduk.”Kisah Para Rasul 9:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata: "Tabita, bangkitlah!" Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk.”Kisah Para Rasul 9:40 · TB
Terjemahan Baru
“Petrus menyuruh mereka semuanya keluar, lalu ia berlutut dan berdoa. Setelah itu ia menghadap jenazah Dorkas dan berkata, "Tabita, bangun!" Maka Dorkas membuka mata, dan ketika ia melihat Petrus, ia duduk.”Kisah Para Rasul 9:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah Petrus menyuruh semua orang keluar dari ruangan itu, dia berlutut dan berdoa. Kemudian dia memandang jenazah itu dan berkata, “Tabita, bangunlah.” Tabita pun membuka matanya, dan ketika melihat Petrus, dia bangun lalu duduk.”Kisah Para Rasul 9:40 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But Peter put them all forth, and kneeled down, and prayed; and turning him to the body said, Tabitha, arise. And she opened her eyes: and when she saw Peter, she sat up.”Kisah Para Rasul 9:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 9:40?
Petrus menyuruh semua orang keluar, lalu berdoa dan berkata, 'Tabita, bangunlah.' Tabita membuka matanya dan duduk, menunjukkan kuasa Yesus melalui doa dan iman Petrus untuk membangkitkan dia.
Latar belakang
Berlutut dulu, baru berbicara
Petrus menyuruh semua orang keluar, lalu berlutut dan berdoa. Baru setelah itu dia berpaling ke jenazah dan berkata, 'Tabita, bangunlah!' Urutan ini penting: Petrus tidak mengandalkan kekuatan sendiri, tapi memohon kepada Allah dulu. Lalu Tabita membuka matanya dan duduk.
Di mana
Yope, ruang atas
Petrus menyuruh semua keluar, berlutut, berdoa, lalu memanggil Tabita
Kapan
~38 M
Mujizat kebangkitan
Yang berbicara
Petrus
Rasul yang berdoa lalu membangkitkan Tabita
Kepada
Tabita
Murid perempuan Yope yang telah meninggal
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
θεὶς τὰ γόνατα
theis ta gonata · knelt down
Berlutut — sikap doa yang merendah, mengandalkan Allah, bukan diri.
Ταβιθά, ἀνάστηθι
Tabitha, anastēthi · Tabitha, arise
Tabita, bangunlah — nyaris identik dengan 'Talita kum' kata Yesus.
ἤνοιξεν τοὺς ὀφθαλμοὺς
ēnoixen tous ophthalmous · opened her eyes
Membuka matanya — tanda kehidupan kembali; mujizat nyata terjadi.
Petrus 'berlutut' berdoa dulu, lalu berkata 'Tabita, bangunlah' — gema persis kata Yesus, menunjukkan kuasa kebangkitan datang dari Allah, bukan dari rasul itu sendiri.
Tahukah kamu
Gema persis kata Yesus kepada anak Yairus
Dalam bahasa Aram, perkataan Yesus 'Talita kum' (Markus 5:41) berarti 'hai anak, bangunlah'. Perkataan Petrus 'Tabita kum' nyaris identik — hanya beda satu huruf. Petrus meniru Gurunya sangat dekat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 9:40
Markus 5:41
'Talita kum' Yesus
“Ia berkata kepadanya, "Talita kum," yang berarti, "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"”
Yohanes 11:43
Memanggil yang mati
“Ia berseru dengan suara nyaring, "Lazarus, marilah keluar!"”
1 Raja-Raja 17:21
Berdoa sebelum membangkitkan
“Lalu... ia berseru kepada TUHAN... "Biarlah nyawa anak ini kembali."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 9:40
✕ Sering dikira
"Petrus membangkitkan Tabita dengan kuasanya sendiri."
✓ Yang sebenarnya
Ia berlutut dan berdoa dulu — kuasa kebangkitan datang dari Allah, Petrus hanya menyalurkan.
✕ Sering dikira
"Tabita cuma terbangun dari pingsan."
✓ Yang sebenarnya
Ia sudah mati dan dimandikan; membuka mata setelah doa adalah kebangkitan, bukan sadar dari pingsan.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 9:40
Doa yang sungguh-sungguh dapat membawa kuasa Tuhan atas situasi yang mustahil. Perlu kesunyian dan fokus untuk berdoa, serta berani bertindak dalam iman.
Tuhan, mampukan aku untuk berdoa dengan tekun dan percaya bahwa Engkau sanggup melakukan perkara yang mustahil. Amin.