Kepala rumah ibadah memohon untuk anaknya

Matius 9:18-26

Yesus Membangkitkan dan Menyembuhkan

Latar belakang

Pemimpin agama yang putus asa berlutut

Ini bukan orang pinggiran — ini pemimpin rumah ibadah, orang yang bertanggung jawab atas tempat ibadah komunitas. Tapi kesusahan membuat dia tidak peduli status. Markus dan Lukas menyebut namanya: Yairus. Dalam versi Matius, anaknya sudah mati; dalam Markus, masih dalam sekarat. Matius mempersingkat narasi tapi tidak mengubah intinya.

Di mana

Kapernaum

Di tempat Yesus baru saja selesai berbicara

Kapan

~30 M

Di tengah percakapan tentang puasa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perumpamaan anggur baru
Perjalanan ke rumah Yairus
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Seorang pemimpin rumah ibadah (Yairus)

Pejabat sinagoge yang datang dalam kondisi putus asa

Y

Kepada

Yesus

Guru yang sedang dalam percakapan dengan murid Yohanes

Arti tiap ayat

Penjelasan Matius 9:18-26 Ayat per Ayat

Matius 9:18

Seorang pemimpin rumah ibadat datang kepada Yesus, sujud menyembah, dan memohon agar Yesus menghidupkan anaknya yang baru mati. Ini menunjukkan iman dan kerendahan hati.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 9:19

Yesus dan murid-murid-Nya mengikuti seorang pemimpin rumah ibadah yang meminta Yesus menyembuhkan anaknya yang baru saja meninggal.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 9:20

Seorang perempuan yang menderita pendarahan selama 12 tahun mendekati Yesus dari belakang dan menyentuh jubah-Nya, karena ia percaya bahwa sentuhan itu akan menyembuhkannya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 9:21

Perempuan itu berkata dalam hatinya bahwa jika ia hanya menyentuh jubah Yesus, ia akan sembuh. Ini menunjukkan keyakinannya yang kuat pada kuasa Yesus.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 9:22

Yesus berbalik, memandang perempuan itu, dan berkata bahwa imannya telah menyembuhkannya. Seketika itu juga ia sembuh, menunjukkan kuasa Yesus atas penyakit dan pentingnya iman.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 9:23

Di rumah kepala rumah ibadah, Yesus melihat para peniup seruling dan orang banyak yang bising, tanda bahwa anak itu sudah mati dan upacara perkabungan sedang berlangsung.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 9:24

Yesus berkata bahwa anak itu tidak mati, tetapi hanya tidur. Orang banyak menertawakan-Nya karena mereka tidak memahami kuasa Yesus untuk membangkitkan orang mati.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 9:25

Yesus mengusir orang banyak yang menangis dan meratap, lalu memegang tangan anak itu dan membangunkannya. Ini menunjukkan kuasa-Nya atas kematian dan bahwa Dia tidak terbatas oleh keadaan fisik.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 9:26

Berita tentang mujizat Yesus menyebar ke seluruh daerah itu. Ini menunjukkan bahwa kuasa Allah tidak dapat disembunyikan dan selalu menjadi kesaksian yang menarik perhatian banyak orang.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Matius 9 selengkapnya