Jangan bersumpah palsu, penuhilah sumpahmu
Matius 5:33-37
Mengenai Sumpah
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Antitesis keempat: tentang integritas kata-kata
Tradisi Yahudi mengizinkan dan bahkan mengatur sumpah sebagai jaminan kejujuran. Larangan sumpah palsu ada di Imamat 19:12 dan Bilangan 30:2. Yesus tidak hanya berbicara tentang tidak bersumpah palsu — Dia akan melampaui ini ke standar yang lebih dalam.
Di mana
Bukit di dekat Kapernaum, Galilea
Lereng bukit terbuka di Galilea
Kapan
~30 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, sedang mengajar di bukit
Kepada
Murid-murid dan orang banyak
pendengar yang akrab dengan tradisi sumpah Yahudi
Arti tiap ayat
Penjelasan Matius 5:33-37 Ayat per Ayat
Matius 5:33
Yesus mengutip ajaran tentang sumpah, bahwa orang harus memenuhi sumpahnya di hadapan Tuhan. Dia sedang mempersiapkan pendengar-Nya bahwa Dia akan memberikan pengajaran yang lebih dalam tentang bersumpah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 5:34
Yesus melarang bersumpah demi surga karena surga adalah takhta Allah. Ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang kita pakai untuk bersumpah pada akhirnya terhubung dengan Allah, jadi kita tidak boleh menganggapnya enteng.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 5:35
Yesus melanjutkan larangan bersumpah dengan menyebut bumi dan Yerusalem, karena keduanya juga milik Allah. Setiap sumpah dengan hal-hal tersebut sebenarnya melibatkan Allah, sehingga tidak seharusnya kita pergunakan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 5:36
Yesus juga melarang bersumpah demi kepala sendiri, karena kita tidak bisa mengubah satu helai rambut pun. Ini menunjukkan bahwa ada banyak hal di luar kendali kita, jadi tidak pantas untuk bersumpah atas hal yang tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 5:37
Ayat ini mengajarkan agar perkataan kita sederhana dan jujur. Cukup berkata 'ya' atau 'tidak' tanpa perlu bersumpah atau melebih-lebihkan. Ini menekankan pentingnya kejujuran dan integritas dalam komunikasi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →