Tapi Aku berkata: Jangan bersumpah sama sekali
Matius 5:34
Khotbah di Bukit: Cara Hidup Kerajaan
“Namun, Aku berkata kepadamu: jangan sekali-kali kamu bersumpah, baik demi surga karena surga adalah takhta Allah,”Matius 5:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, Matius 5.35–41 20”Matius 5:34 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi sekarang Aku berkata kepadamu: jangan bersumpah sama sekali, baik demi langit, sebab langit adalah takhta Allah,”Matius 5:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah menyebut apa pun sebagai saksi untuk menguatkan sumpahmu. Janganlah menyebut demi surga, karena itu tempat takhta Allah.”Matius 5:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But I say unto you, Swear not at all; neither by heaven; for it is God’s throne:”Matius 5:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 5:34?
Yesus melarang bersumpah demi surga karena surga adalah takhta Allah. Ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang kita pakai untuk bersumpah pada akhirnya terhubung dengan Allah, jadi kita tidak boleh menganggapnya enteng.
Latar belakang
Standar yang melampaui peraturan sumpah
Yesus tidak melarang sumpah karena sumpah itu jahat — tapi karena dalam Kerajaan Allah, orang seharusnya hidup dengan integritas yang tidak membutuhkan sumpah. Jika kata-katamu bisa dipercaya, kamu tidak perlu sumpah untuk memperkuatnya.
Di mana
Bukit di dekat Kapernaum, Galilea
Lereng bukit terbuka di Galilea
Kapan
~30 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, sedang mengajar di bukit
Kepada
Murid-murid dan orang banyak
pendengar yang akrab dengan sistem sumpah Yahudi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μὴ ὀμόσαι
mē omosai · jangan... bersumpah
Larangan bersumpah — bentuk aorist infinitif yang menunjukkan larangan menyeluruh, bukan hanya dalam situasi tertentu.
ἐν τῷ οὐρανῷ
en tō ouranō · demi surga
Dengan surga sebagai saksi atau jaminan — takhta Allah; bahkan bersumpah demi surga pun masuk larangan.
θρόνος τοῦ θεοῦ
thronos tou theou · takhta Allah
Singgasana Tuhan — menunjukkan bahwa bersumpah demi surga sama artinya bersumpah demi Tuhan itu sendiri; tidak ada jarak aman.
Mē omosai (jangan bersumpah) karena en tō ouranō adalah thronos tou theou (takhta Allah) — tidak ada tempat di kosmos yang 'netral' untuk bersumpah; semua melibatkan Tuhan.
Tahukah kamu
Eseni menolak sumpah juga
Kelompok Eseni (penulis Gulungan Laut Mati) juga dikenal menolak sumpah dan menganggapnya tidak perlu bagi orang yang jujur. Yesus bukan sendirian dalam pandangan ini, tapi alasan dan konteksnya jauh lebih dalam dari sekadar tradisi asketis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 5:34
Yakobus 5:12
Yakobus mengulangi ajaran Yesus ini
“Tetapi yang paling penting di antara segalanya, saudara-saudaraku, janganlah bersumpah...”
Yesaya 66:1
Yesus mengutip gambaran nabi tentang kedaulatan Allah
“Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku...”
Matius 23:16-22
Yesus mengkritik sistem sumpah berjenjang
“...Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta yang berkata: Siapa yang bersumpah demi Bait Allah...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 5:34
✕ Sering dikira
'Kristen tidak boleh mengambil sumpah di pengadilan atau pelantikan jabatan'
✓ Yang sebenarnya
Pengajaran ini terutama tentang integritas kata-kata sehari-hari — perdebatan soal sumpah sipil adalah pertanyaan aplikasi yang lebih kompleks dan gereja-gereja berbeda pandangan.
✕ Sering dikira
'Melarang sumpah berarti perjanjian dan kontrak juga tidak boleh dibuat'
✓ Yang sebenarnya
Perjanjian dan kontrak berbeda dari sumpah dalam pengertian di sini — Yesus berbicara tentang penggunaan nama Tuhan dan hal sakral sebagai jaminan kredibilitas perkataan sehari-hari.
Renungan
Renungan Singkat Matius 5:34
Jangan memakai nama Allah atau hal-hal kudus untuk mendukung perkataan kita. Cukup katakan 'ya' atau 'tidak' dengan tulus, karena Allah melihat hati kita.
Ya Allah, jauhkan kami dari kebiasaan bersumpah, dan jadikan perkataan kami sederhana namun penuh kebenaran. Amin.