Potong tanganmu yang membuatmu berdosa
Matius 5:30
Khotbah di Bukit: Cara Hidup Kerajaan
“Dan, jika tangan kananmu membuatmu berdosa, potong dan buanglah tanganmu itu darimu karena lebih baik kamu kehilangan salah satu anggota tubuhmu daripada seluruh tubuhmu dibuang ke dalam neraka.”Matius 5:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.”Matius 5:30 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau tangan kananmu menyebabkan engkau berdosa, potong dan buanglah tangan itu! Lebih baik kehilangan sebelah tanganmu daripada seluruh badanmu masuk ke neraka."”Matius 5:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Begitu juga, kalau tanganmu menyebabkan kamu berdosa, sekalipun itu tanganmu yang paling kuat, potong dan buanglah tanganmu itu! Lebih baik kamu kehilangan salah satu anggota tubuhmu daripada kamu dilemparkan ke dalam neraka dengan tubuh yang lengkap.””Matius 5:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if thy right hand offend thee, cut it off, and cast it from thee: for it is profitable for thee that one of thy members should perish, and not that thy whole body should be cast into hell.”Matius 5:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 5:30?
Sama seperti ayat sebelumnya, ini adalah bahasa kiasan untuk menekankan pentingnya mengatasi dosa. Jika tangan kananmu (melambangkan hal yang paling berguna) menyebabkanmu berdosa, lebih baik 'memotongnya' daripada seluruh tubuhmu masuk neraka. Artinya, pengorbanan yang radikal lebih baik daripada konsekuensi kekal.
Latar belakang
Pola sama: hiperbola tentang radikalitas
Yesus mengulangi pola yang sama dengan mata — sekarang dengan tangan. Tangan kanan adalah tangan yang biasa digunakan untuk semua aktivitas; ini gambar tentang mengorbankan sesuatu yang sangat berguna demi menghindari kehancuran yang lebih besar.
Di mana
Bukit di dekat Kapernaum, Galilea
Lereng bukit di Galilea utara
Kapan
~30 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, sedang mengajar di bukit
Kepada
Murid-murid dan orang banyak
pendengar khotbah di bukit
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἡ δεξιά σου χείρ
hē dexia sou cheir · tangan kananmu
Tangan kanan — tangan yang paling berguna dan berharga; gambar tentang mengorbankan yang sangat berharga.
σκανδαλίζει σε
skandalizei se · membuatmu berdosa
Menyebabkan kamu tersandung ke dalam dosa — batu sandungan yang mengakibatkan kejatuhan.
ἀπόλληται
apollētai · dibuang
Binasa, hilang, hancur — konsekuensi yang jauh lebih buruk dari kehilangan satu anggota tubuh.
Prinsip yang sama dengan mata: lebih baik kehilangan cheir dexia (tangan kanan) daripada seluruh tubuh apollētai (binasa) — radikalitas melawan dosa adalah tema yang konsisten.
Tahukah kamu
Pengulangan bukan kebetulan
Matius merekam pengajaran ini dua kali: mata di ayat 29, tangan di ayat 30. Pengulangan ini dalam gaya mengajar Yahudi menunjukkan prinsip yang ingin ditegaskan: tidak ada yang terlalu berharga untuk dilepas demi menghindari kehancuran rohani.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 5:30
Matius 5:29
prinsip yang sama, organ yang berbeda
“Kalau mata kananmu membuatmu berdosa, cungkillah matamu itu...”
Kolose 3:5
mematikan keinginan duniawi secara radikal
“Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi...”
Roma 8:13
mematikan perbuatan dosa untuk hidup
“...jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 5:30
✕ Sering dikira
'Ini berarti kita harus memotong tangan yang pernah berbuat dosa'
✓ Yang sebenarnya
Ini hiperbola retoris yang kuat — Yesus menggambarkan prinsip tentang keseriusan menangani dosa, bukan instruksi mutilasi fisik.
✕ Sering dikira
'Ayat ini tidak relevan karena kita sekarang punya Roh Kudus untuk membantu'
✓ Yang sebenarnya
Kehadiran Roh Kudus tidak menghilangkan tanggung jawab kita untuk secara aktif menolak pencobaan — keduanya bekerja bersama.
Renungan
Renungan Singkat Matius 5:30
Renungkan kebiasaan atau pekerjaan yang kamu 'gunakan' untuk berbuat dosa. Mungkin itu gaji dari bisnis yang tidak jujur, atau hobi yang merusak. Apakah kamu rela berhenti demi kebaikan jiwamu? Kekudusan lebih berharga dari kenyamanan.
Ya Allah, buatlah aku berani meninggalkan hal-hal yang menghasilkan dosa, meski harus kehilangan keuntungan atau kesenangan. Amin.