Kepala pasukan Romawi memuliakan Allah

Lukas 23:47

Hari Penyaliban

Ketika kepala pasukan melihat apa yang telah terjadi, ia memuliakan Allah dan berkata, “Sungguh, Orang ini tidak bersalah!”

Lukas 23:47 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 23:47?

Kepala pasukan Romawi yang menyaksikan kematian Yesus mengakui bahwa Yesus tidak bersalah dan memuliakan Allah. Ini menunjukkan bahwa bahkan seorang penyembah berhala pun dapat mengenali kebenaran melalui cara Yesus mati.

Latar belakang

Pengakuan dari sudut yang paling tidak terduga

Kepala pasukan — perwira Romawi yang memimpin tim eksekusi — melihat apa yang terjadi (kegelapan, cara Yesus mati, seruan terakhir-Nya) dan memuliakan Allah. Bukan berseru kepada dewa Romawi, tapi memuliakan Allah. Dan ia menyebut Yesus 'tidak bersalah'.

Di mana

Golgota, Yerusalem

Di bawah salib, sesaat setelah Yesus mati

Kapan

~30 M

Setelah kematian Yesus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yesus menyerahkan nyawa kepada Bapa
Orang banyak pulang sambil pukul dada
Kamu di sini
K

Yang berbicara

Kepala pasukan Romawi

perwira Romawi yang mengawasi eksekusi

S

Kepada

Semua yang hadir di Golgota

menyaksikan respons kepala pasukan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐδόξαζεν τὸν θεόν

edoxazen ton theon · glorified God

Memuliakan Allah — kata kerja yang dalam Lukas biasanya digunakan untuk respons orang yang baru mengalami mujizat atau karya Allah yang luar biasa.

ἑκατοντάρχης

hekatontarchēs · centurion

Kepala pasukan — perwira Romawi yang memimpin sekitar 100 tentara, orang yang berwenang dan berpengalaman.

δίκαιος

dikaios · innocent

Benar, tidak bersalah, orang yang benar — kata yang lebih dalam dari sekadar 'tidak salah secara hukum': ini orang yang hidupnya benar di hadapan Allah.

Kata dikaios bukan sekadar 'tidak bersalah secara hukum' — ini 'orang benar' dalam pengertian alkitabiah yang dalam. Kepala pasukan Romawi tanpa sadar menggunakan gelar yang paling tepat untuk Yesus.

Tahukah kamu

Lukas vs. Markus: dua versi perkataan kepala pasukan

Markus (15:39) mencatat kepala pasukan berkata 'Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!' sementara Lukas mencatat 'Orang ini tidak bersalah.' Bisa jadi ia mengucapkan keduanya, atau penekanan yang berbeda dari dua penulis. Lukas konsisten dengan tema 'tidak bersalah' yang ia bangun sepanjang bab 23.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 23:47

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 23:47

✕  Sering dikira

Kepala pasukan hanya terkesan dengan cara Yesus mati, bukan percaya kepada-Nya

✓  Yang sebenarnya

Lukas mencatat ia 'memuliakan Allah' — ungkapan yang spesifik dalam Lukas untuk respons iman kepada Allah yang bekerja.

✕  Sering dikira

Lukas dan Markus bertentangan tentang apa yang dikatakan kepala pasukan

✓  Yang sebenarnya

Kemungkinan besar ia mengucapkan keduanya, dan masing-masing penulis memilih aspek yang sesuai dengan tema yang mereka bangun.

Renungan

Renungan Singkat Lukas 23:47

Kesaksian hidup dan kematian kita dapat memengaruhi orang lain untuk mengenal Allah. Jadilah teladan yang baik bahkan dalam penderitaan, sehingga orang melihat Kristus dalam diri kita.

Tuhan, mampukan kami untuk hidup sedemikian rupa sehingga orang lain dapat melihat Engkau melalui kami dan memuliakan Allah. Amin.