Potong tanganmu jika membuatmu berdosa
Matius 18:8
Bahaya Menyesatkan yang Kecil
“Jika tangan atau kakimu membuatmu berdosa, potong dan buanglah itu. Lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan yang buntung atau pincang daripada mempunyai dua tangan dan dua kaki, tetapi dibuang ke dalam api kekal.”Matius 18:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.”Matius 18:8 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau tanganmu atau kakimu membuat engkau berdosa, potonglah dan buanglah. Lebih baik engkau hidup dengan Allah tanpa sebelah tangan atau kaki, daripada engkau dibuang ke dalam api neraka dengan kedua tangan dan kakimu.”Matius 18:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi, kalau tangan atau kakimu menyebabkan kamu berdosa, lebih baik potong dan buanglah itu, supaya kamu mendapat hidup yang kekal di surga. Lebih baik kamu masuk ke dalam hidup kekal tanpa tangan dan kaki yang lengkap, daripada kamu mempunyai badan yang utuh tetapi dibuang ke dalam api neraka yang menyala selama-lamanya.”Matius 18:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Wherefore if thy hand or thy foot offend thee, cut them off, and cast them from thee: it is better for thee to enter into life halt or maimed, rather than having two hands or two feet to be cast into everlasting fire.”Matius 18:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 18:8?
Yesus menggunakan bahasa kiasan yang keras untuk menekankan betapa seriusnya dosa. Jika ada bagian dari diri kita yang menyebabkan kita berdosa, lebih baik 'dipotong' dan dibuang daripada membiarkan dosa itu membawa kita ke dalam kebinasaan kekal.
Latar belakang
Hiperbola yang mematikan — secara harfiah
Yesus menggunakan teknik retorika Yahudi yang disebut hiperbola — melebih-lebihkan untuk menekankan poin. Tidak ada rabi yang mengajarkan amputasi fisik sebagai solusi dosa. Yang Yesus tekankan: jika ada sesuatu dalam hidupmu yang terus menarikmu ke dosa, lebih baik kehilangan itu daripada kehilangan hidup kekal. Biaya terbesar bukan amputasi, tapi 'api kekal'.
Di mana
Kapernaum
Di dalam rumah di Galilea
Kapan
~30 M
Pelayanan Galilea — pengajaran tentang kekudusan
Yang berbicara
Yesus
Menggunakan hiperbola ekstrem untuk menekankan pentingnya menghindari dosa
Kepada
Murid-murid
Para pengikut yang harus memahami keseriusan dosa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σκανδαλίζει
skandalizei · causes to sin
Menjadi batu sandungan bagimu — kata kerja dari skandalon, sesuatu yang memicumu jatuh
ἔκκοψον
ekkopson · cut off
Potong, tebas habis — kata kerja imperatif yang sangat tegas dan final
τὸ πῦρ τὸ αἰώνιον
to pyr to aiōnion · eternal fire
Api yang kekal/abadi — aiōnion berarti berlangsung selamanya, tanpa akhir
Kontras antara ekkopson (tebas habis sekarang) dan pyr aiōnion (api tanpa akhir) adalah inti pengajaran ini: pengorbanan sementara vs. kehilangan yang abadi. Mana yang lebih mahal?
Tahukah kamu
Api kekal vs. anggota tubuh yang hilang
Perbandingan ini sangat konkret bagi pendengar Yesus: kehilangan tangan atau kaki adalah salah satu hal paling mengerikan yang bisa dibayangkan. Tapi Yesus mengatakan ada hal yang lebih mengerikan dari itu. Itu bukan ancaman kosong — itu skala prioritas yang terbalik dari cara orang biasanya berpikir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 18:8
Matius 5:29-30
Pengajaran yang sama dalam Khotbah di Bukit
“Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.”
Roma 8:13
Prinsip yang sama: matikan apa yang membunuhmu
“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.”
Kolose 3:5
Aplikasi prinsip ini dalam surat Paulus
“Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 18:8
✕ Sering dikira
"Yesus mengajarkan mutilasi diri sebagai bentuk pertobatan"
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah hiperbola — teknik retorika yang melebih-lebihkan untuk menekankan poin. Tidak ada konteks sejarah di mana rabi mengajarkan amputasi fisik untuk dosa.
✕ Sering dikira
"Ayat ini hanya soal tangan dan kaki secara harfiah"
✓ Yang sebenarnya
Tangan dan kaki mewakili apa pun dalam hidupmu yang menjadi sumber batu sandungan — kebiasaan, hubungan, aktivitas, atau lingkungan.
Renungan
Renungan Singkat Matius 18:8
Apa yang paling sering membuatmu berbuat dosa? Mungkin itu kebiasaan, hubungan, atau hiburan. Ambil langkah konkret untuk 'memotong' hal itu dari hidupmu.
Tuhan, berilah aku keberanian untuk melepaskan segala sesuatu yang membuatku jauh dari-Mu, meskipun itu menyakitkan. Amin.