Hamba-hamba lain sedih dan melaporkan kepada tuan
Matius 18:31
Perumpamaan tentang Pengampunan
“Ketika hamba-hamba yang lain melihat kejadian itu, mereka menjadi sangat sedih lalu datang dan melaporkan kepada tuannya tentang segala sesuatu yang telah terjadi.”Matius 18:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan Matius 18.32–19.3 96 segala yang terjadi kepada tuan mereka.”Matius 18:31 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika hamba-hamba yang lain melihat apa yang sudah terjadi, mereka sedih dan melaporkan hal itu kepada raja.”Matius 18:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Melihat kejadian itu, pegawai-pegawai yang lain sangat sedih lalu melaporkannya kepada raja.”Matius 18:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So when his fellowservants saw what was done, they were very sorry, and came and told unto their lord all that was done.”Matius 18:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 18:31?
Ketika hamba-hamba lain melihat bagaimana rekan mereka yang telah diampuni justru mencekik temannya karena utang kecil, mereka sangat sedih dan melaporkan semuanya kepada tuan. Ini menunjukkan bahwa ketidakadilan dan kurangnya pengampunan tidak luput dari perhatian, dan Tuhan melihat segala sesuatu.
Latar belakang
Komunitas yang tidak diam melihat ketidakadilan
Para hamba lain yang menyaksikan kejadian itu tidak bersikap acuh. Mereka sangat sedih, dan mereka membawa masalah ini kepada tuan mereka. Ini adalah respons komunitas yang sehat: tidak menghakimi, tidak balas dendam sendiri, tapi membawa kepada otoritas yang tepat. Mereka menjadi saksi yang memungkinkan keadilan terjadi.
Di mana
Kapernaum
Di dalam rumah di Galilea
Kapan
~30 M
Pelayanan Galilea — perumpamaan mendekati klimaks
Yang berbicara
Yesus
Memperkenalkan elemen komunitas dalam perumpamaan — saksi yang peduli
Kepada
Petrus dan murid-murid
Para pendengar yang mengidentifikasi diri dengan hamba-hamba yang peduli ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐλυπήθησαν σφόδρα
elypēthēsan sphodra · were deeply grieved
Sangat bersedih — 'sphodra' berarti intensitas yang luar biasa; kesedihan yang tulus atas ketidakadilan
διεσάφησαν
diesaphēsan · told
Menjelaskan dengan jelas, melaporkan secara detail — bukan sekadar mengadu tapi memberikan akun yang lengkap
πάντα τὰ γενόμενα
panta ta genomena · all that happened
Segala yang terjadi — laporan yang komprehensif, tidak melewatkan detail
Elypēthēsan sphodra (kesedihan yang dalam) mendorong mereka untuk diesaphēsan (melaporkan secara detail) panta ta genomena (semua yang terjadi). Respons komunitas yang sehat: tergerak secara emosional dan bertindak secara bertanggung jawab.
Tahukah kamu
Kata 'sangat sedih' menunjukkan empati yang dalam
Kata Yunani 'elypēthēsan' (sangat sedih) adalah kata yang sama yang dipakai untuk kesedihan Yesus di Getsemani. Ini bukan sekadar ketidaknyamanan — ini kesedihan yang mendalam atas ketidakadilan yang mereka saksikan. Para hamba itu bukan sekadar melaporkan pelanggaran prosedur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 18:31
Efesus 5:11
Komunitas dipanggil untuk tidak diam atas ketidakadilan
“Jangan turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.”
Amsal 31:8-9
Berbicara untuk yang tidak bisa membela diri sendiri
“Bukalah mulutmu untuk orang yang bisu, untuk hak semua orang yang merana. Bukalah mulutmu, ambillah keputusan dengan adil dan berikanlah kepada yang tertindas dan yang miskin hak mereka.”
Yeremia 22:3
Keadilan sebagai respons yang tepat terhadap penindasan
“Laksanakanlah keadilan dan kebenaran; lepaskanlah orang yang dirampas dari tangan si pemeras.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 18:31
✕ Sering dikira
"Para hamba itu mengadu karena ingin hamba pertama dihukum"
✓ Yang sebenarnya
Teks menekankan mereka 'sangat sedih' — motifnya adalah empati terhadap sesama hamba yang diperlakukan tidak adil, bukan keinginan untuk balas dendam.
✕ Sering dikira
"Melapor kepada tuan berarti kita harus selalu membawa masalah ke pemimpin"
✓ Yang sebenarnya
Dalam perumpamaan ini, tuan adalah otoritas tertinggi yang bisa menegakkan keadilan. Dalam konteks komunitas nyata, prinsipnya adalah membawa ketidakadilan kepada pihak yang tepat, bukan membiarkan saja.
Renungan
Renungan Singkat Matius 18:31
Perhatikanlah bagaimana tindakan kita memengaruhi orang lain. Ketika kita tidak mengampuni, hal itu menyakiti hati orang lain dan juga Tuhan. Mari kita peka terhadap penderitaan yang kita timbulkan.
Tuhan, tolong aku agar selalu sadar bahwa tindakanku memengaruhi orang lain, dan berikan aku hati yang peka terhadap kesedihan yang mungkin kutimbulkan. Amin.