Tiga Panggilan Keadilan
Yeremia 22:3
Peringatan Keras untuk Raja Yehuda
“Beginilah firman TUHAN,’ Lakukanlah keadilan dan kebenaran, dan selamatkanlah orang yang telah dirampok, dari tangan penindasnya. Dan, jangan berbuat salah atau melakukan kekerasan terhadap orang asing, anak yatim, atau janda. Dan, jangan menumpahkan darah orang yang tidak bersalah di tempat ini.”Yeremia 22:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Beginilah firman TUHAN: Lakukanlah keadilan dan kebenaran, lepaskanlah dari tangan pemerasnya orang yang dirampas haknya, janganlah engkau menindas dan janganlah engkau memperlakukan orang asing, yatim dan janda dengan keras, dan janganlah engkau menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini!”Yeremia 22:3 · TB
Terjemahan Baru
“"Berlakulah adil dan jujur. Lepaskanlah orang yang diperas dari kekuasaan orang yang memerasnya. Janganlah menindas atau berbuat jahat terhadap orang asing, anak yatim piatu, atau janda. Janganlah membunuh orang yang tak bersalah di tempat ini.”Yeremia 22:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thus saith the LORD; Execute ye judgment and righteousness, and deliver the spoiled out of the hand of the oppressor: and do no wrong, do no violence to the stranger, the fatherless, nor the widow, neither shed innocent blood in this place.”Yeremia 22:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 22:3?
Yeremia 22:3 berisi perintah kepada raja dan para pemimpin untuk melakukan keadilan dan kebenaran, menyelamatkan yang dirampok dari penindas, serta tidak berbuat jahat kepada orang asing, yatim, dan janda. Ini juga melarang menumpahkan darah orang tak bersalah di tempat itu.
Latar belakang
Perintah untuk Berlaku Adil
TUHAN menuntut raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran, menyelamatkan yang dirampok, dan tidak menindas orang asing, yatim, atau janda. Ini adalah seruan untuk bertindak nyata dalam hukum dan belas kasihan.
Di mana
Yerusalem
Di ruang tahta atau halaman istana, siang hari
Kapan
~609 SM
Kerajaan Yehuda menjelang pembuangan
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman melalui Yeremia
Kepada
Raja dan para pemimpin Yehuda
Mereka yang memegang kekuasaan untuk menegakkan hukum
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מִשְׁפָּט
mishpat · keadilan
keputusan yang adil, keadilan dalam hukum dan tindakan
צְדָקָה
tsedaqah · kebenaran
kebenaran, kejujuran, perbuatan yang benar menurut standar Allah
אַלְמָנָה
almanah · janda
perempuan yang suaminya telah meninggal, seringkali rentan dan miskin
Mishpat dan tsedaqah berpasangan dalam Alkitab: keadilan yang memulihkan keadaan, dan kebenaran yang melahirkan tindakan nyata. Keadilan sejati tidak hanya menghukum yang salah, tetapi juga melindungi yang rentan seperti janda, yatim, dan orang asing—ini adalah jantung dari perintah Allah.
Tahukah kamu
Golongan yang Rentan Disebut Khusus
Dalam hukum kuno, orang asing, yatim, dan janda sering menjadi sasaran penindasan karena tidak memiliki pelindung. TUHAN secara khusus memerintahkan untuk melindungi mereka, menunjukkan kepedulian Allah pada yang lemah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 22:3
Mikha 6:8
Keadilan sebagai tuntutan
“Apakah yang dituntut TUHAN daripadamu selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”
Yesaya 1:17
Panggilan untuk membantu
“Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, koreksilah orang yang berlaku zalim, belalah hak anak yatim, dan perjuangkanlah perkara janda.”
Ulangan 24:17
Larangan menindas
“Janganlah engkau memperkosa hak orang asing dan anak yatim, dan janganlah mengambil pakaian seorang janda sebagai gadai.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 22:3
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang keadilan hukum, bukan kehidupan sehari-hari.
✓ Yang sebenarnya
Ini berlaku untuk semua aspek kehidupan, termasuk memperlakukan sesama dengan adil.
✕ Sering dikira
Orang asing, yatim, dan janda hanya contoh, tidak perlu memprioritaskan mereka.
✓ Yang sebenarnya
Secara khusus disebut sebagai kelompok yang harus dilindungi, menunjukkan prioritas penting dalam perintah ini.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 22:3
Keadilan sejati tidak hanya tentang tidak berbuat jahat, tetapi aktif membela mereka yang lemah dan tertindas. Kita dipanggil untuk memperjuangkan hak-hak orang yang tidak berdaya di sekitar kita.
Tuhan, ubahlah hatiku agar peka terhadap penderitaan orang lain dan beranilah untuk membela keadilan bagi mereka yang tertindas. Amin.