Farisi menuntut penjelasan
Matius 12:2
Yesus vs Aturan Sabat
“Akan tetapi, ketika orang-orang Farisi melihatnya, mereka berkata kepada-Nya, “Lihat, murid-murid-Mu melakukan apa yang tidak dibenarkan untuk dilakukan pada hari Sabat.””Matius 12:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihatlah, murid- murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat."”Matius 12:2 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika orang-orang Farisi melihat itu, mereka berkata kepada Yesus, "Lihat! Pengikut-pengikut-Mu melanggar hukum agama kita dengan melakukan yang dilarang pada hari Sabat."”Matius 12:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Beberapa orang Farisi melihat apa yang kami lakukan dan berkata kepada Yesus, “Lihat! Murid-muridmu sedang melanggar peraturan hari Sabat!””Matius 12:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But when the Pharisees saw it, they said unto him, Behold, thy disciples do that which is not lawful to do upon the sabbath day.”Matius 12:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 12:2?
Orang Farisi mempertanyakan tindakan murid-murid Yesus yang memetik gandum pada hari Sabat, karena mereka menganggap itu pekerjaan yang dilarang. Mereka lebih fokus pada aturan daripada tujuan Sabat itu sendiri.
Latar belakang
Sidang di tengah ladang
Para Farisi sudah mengamati dan langsung menginterogasi Yesus soal tindakan murid-murid-Nya. Mereka tidak mempersoalkan rasa lapar, tapi definisi 'kerja' — memetik gandum dianggap salah satu dari 39 kategori kerja yang dilarang di hari Sabat menurut tradisi lisan mereka (Mishnah Shabbat). Yesus tidak minta maaf; Dia balik bertanya.
Di mana
Ladang gandum, Galilea
Di tengah ladang, Farisi menghadang dan bertanya
Kapan
~30 M
Konflik terbuka dengan pemimpin agama
Yang berbicara
Orang-orang Farisi
Kelompok religius ketat yang menjaga tradisi lisan Taurat
Kepada
Yesus
Guru dari Nazaret yang makin populer di Galilea
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
οὐκ ἔξεστιν
tidak dibenarkan · not lawful
Larangan legal — bukan sekadar etika, tapi pelanggaran hukum menurut mereka
Φαρισαῖοι
orang-orang Farisi · Pharisees
Dari bahasa Aram 'perushim' — yang memisahkan diri, kelompok yang taat secara ketat
ποιεῖν
melakukan · do
Infinitif present — menekankan tindakan yang sedang berlangsung dan terus-menerus
Farisi menyerang tindakan (ποιεῖν) yang mereka nilai melanggar hukum (οὐκ ἔξεστιν) — dan identitas mereka sebagai 'yang terpisah' (Φαρισαῖοι) membuat mereka merasa berwenang menghakimi.
Tahukah kamu
39 jenis kerja yang dilarang
Tradisi Yahudi (Mishnah Shabbat 7:2) merinci 39 jenis 'melachah' (kerja) yang dilarang di Sabat — termasuk menuai. Memetik bulir gandum dianggap termasuk kategori menuai dalam skala mini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 12:2
Keluaran 20:10
Perintah Sabat yang menjadi dasar keberatan Farisi
“Tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan...”
Matius 9:11
Pola yang sama: Farisi mengawasi dan menuntut penjelasan
“Ketika orang-orang Farisi melihatnya, mereka berkata kepada murid-murid-Nya, 'Mengapa gurumu makan bersama pemungut cukai dan orang berdosa?'”
Yohanes 5:16
Konflik Sabat berulang sepanjang pelayanan Yesus
“Dan karena itu orang-orang Yahudi menganiaya Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 12:2
✕ Sering dikira
Farisi benar-benar peduli pada kepatuhan rohani murid-murid Yesus
✓ Yang sebenarnya
Mereka sedang mencari bahan untuk mendiskreditkan Yesus, bukan sungguh-sungguh membimbing murid-murid
✕ Sering dikira
Aturan Sabat Farisi sama dengan yang tertulis di Taurat Musa
✓ Yang sebenarnya
Larangan spesifik mereka berasal dari tradisi lisan (Mishnah), jauh lebih ketat dari teks Taurat itu sendiri
Renungan
Renungan Singkat Matius 12:2
Sering kali kita lebih mudah menghakimi orang lain berdasarkan aturan, padahal kita sendiri mungkin tidak memahami konteksnya. Cobalah melihat dengan mata belas kasihan, bukan dengan kacamata hukum.
Bapa, jauhkan aku dari sikap munafik yang suka menghakimi. Tolong aku untuk lebih mengerti maksud-Mu di balik aturan. Amin.