Yesus mengutip kisah Daud
Matius 12:3
Yesus vs Aturan Sabat
“Namun, Yesus berkata kepada mereka, “Belum pernahkah kamu membaca apa yang dilakukan Daud ketika ia dan para pengikutnya lapar,”Matius 12:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,”Matius 12:3 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus menjawab, "Belum pernahkah kalian membaca tentang apa yang dilakukan Daud waktu ia dan orang-orangnya lapar?”Matius 12:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi jawab-Nya kepada mereka, “Tentu kalian sudah tahu apa yang terjadi ketika Daud dan orang-orang yang mengikutinya sedang lapar dan memerlukan makanan.”Matius 12:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But he said unto them, Have ye not read what David did, when he was an hungred, and they that were with him;”Matius 12:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 12:3?
Yesus mengingatkan orang Farisi tentang kisah Daud yang makan roti sajian kudus saat ia dan pengikutnya lapar. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan manusia yang mendesak dapat mengesampingkan aturan ritual, karena Allah lebih mengasihi manusia daripada aturan.
Latar belakang
Balas argumen dengan kisah raja
Yesus tidak defensif — Dia justru balik menyerang dengan pertanyaan retoris: 'Belum pernahkah kamu membaca?' Ini sengaja menusuk, karena para Farisi bangga hafal Kitab Suci. Yesus mengambil preseden dari tokoh paling dihormati dalam sejarah Israel: Raja Daud.
Di mana
Ladang gandum, Galilea
Yesus membalas tuduhan dengan argumen dari Kitab Suci
Kapan
~30 M
Debat Sabat di ladang gandum
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, sedang mendebat Farisi
Kepada
Orang-orang Farisi
Kelompok religius ketat yang baru menegur murid-murid
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀνέγνωτε
membaca · read
Aorist — 'apakah kamu pernah membaca?' — pertanyaan yang mengandung sindiran
Δαυίδ
Daud · David
Raja terbesar Israel, tokoh yang tidak mungkin dipertanyakan otoritasnya oleh Farisi
ἐπείνασεν
lapar · hungry
Kata yang sama dipakai untuk murid-murid di ayat 1 — menyambungkan dua kasus secara sengaja
Yesus memakai kata 'lapar' yang sama untuk Daud dan murid-murid-Nya, sambil menantang Farisi dengan 'apakah kamu pernah membaca' — sebuah debat yang dimulai dari Kitab Suci mereka sendiri.
Tahukah kamu
Mengutip kitab suci mereka sendiri melawan mereka
Teknik debat Yesus di sini disebut 'qal wa-homer' dalam tradisi rabinik — argumen dari yang lebih kecil ke yang lebih besar. Jika Daud yang melakukan sesuatu 'terlarang' dan tidak dihukum, apalagi murid-murid yang hanya memetik gandum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 12:3
1 Samuel 21:1-6
Kisah asli yang Yesus rujuk tentang Daud dan roti persembahan
“Daud datang ke Nob kepada imam Ahimelekh... ia memberikan roti kudus kepada Daud...”
Mazmur 34:10
Daud sendiri menulis tentang Allah yang memenuhi kebutuhan orang lapar
“Singa-singa muda kekurangan dan kelaparan, tetapi orang-orang yang mencari TUHAN tidak kekurangan sesuatu pun yang baik.”
Hosea 6:6
Prinsip yang Yesus kutip di ayat 7 — belas kasihan lebih dari ritual
“Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 12:3
✕ Sering dikira
Yesus sedang mengatakan Daud berdosa dan itu tidak apa-apa
✓ Yang sebenarnya
Yesus menggunakan kasus Daud sebagai argumen bahwa kebutuhan nyata manusia bisa mengalahkan aturan seremonial
✕ Sering dikira
Pertanyaan 'belum pernahkah kamu membaca' adalah cara Yesus mempermalukan Farisi
✓ Yang sebenarnya
Ini teknik debat rabinik standar yang mengundang lawan berpikir lebih dalam dari teks yang sama-sama mereka kenal
Renungan
Renungan Singkat Matius 12:3
Jangan terlalu kaku dengan tradisi atau peraturan sehingga lupa bahwa manusia lebih berharga. Saat ada kebutuhan mendesak, berani melangkah dengan kasih, bukan dengan ketakutan melanggar aturan.
Tuhan Yesus, beri aku keberanian untuk melakukan yang benar di mata-Mu, terutama saat berhadapan dengan kebutuhan sesama. Amin.