Kapan menikah lagi disebut zina, kapan tidak
Roma 7:3
Yang membedakan: si suami hidup atau mati
“Demikian juga, perempuan itu akan disebut pezina jika ia hidup lagi dengan laki-laki lain selagi suaminya masih hidup. Namun, jika suaminya mati, ia bebas dari hukum dan ia tidak dianggap berzina jika ia menikah dengan laki-laki lain.”Roma 7:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jadi selama suaminya hidup ia dianggap berzinah, kalau ia menjadi isteri laki-laki lain; tetapi jika suaminya telah mati, ia bebas dari hukum, sehingga ia bukanlah berzinah, kalau ia menjadi isteri laki-laki lain. Roma 7.4–8 28”Roma 7:3 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau wanita itu hidup dengan laki-laki yang lain pada waktu suaminya masih hidup, maka wanita itu dikatakan berzinah. Tetapi kalau suaminya meninggal, maka secara hukum, wanita itu sudah bebas. Dan kalau ia kawin lagi dengan seorang laki-laki yang lain, maka ia tidak berzinah.”Roma 7:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bila perempuan itu menikah atau bersetubuh dengan laki-laki lain sewaktu suaminya masih hidup, maka menurut peraturan, dia berzina. Jika suaminya sudah meninggal, dia bebas dari peraturan pernikahan itu. Jadi, kalau perempuan itu menikah dengan laki-laki lain sesudah suaminya meninggal, dia tidak berzina.”Roma 7:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So then if, while her husband liveth, she be married to another man, she shall be called an adulteress: but if her husband be dead, she is free from that law; so that she is no adulteress, though she be married to another man.”Roma 7:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 7:3?
Paulus melanjutkan ilustrasi: seorang istri yang berhubungan dengan laki-laki lain saat suaminya masih hidup dianggap berzina. Tetapi jika suaminya mati, ia bebas dan boleh menikah lagi tanpa dianggap berzina. Ini menegaskan bahwa kematian mengakhiri ikatan hukum, sehingga pernikahan baru sah.
Latar belakang
Garis tipis antara setia dan khianat
Paulus mempertajam contohnya: kalau perempuan itu hidup dengan pria lain selagi suaminya masih hidup, ia disebut pezina. Tapi kalau suaminya sudah mati, status itu hilang sepenuhnya. Hal yang sama bisa benar atau salah — tergantung satu fakta: apakah ikatan lama sudah berakhir lewat kematian.
Di mana
Roma (tujuan surat)
Argumen dibacakan di pertemuan jemaat
Kapan
~57 M
Menutup analogi pernikahan
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang menulis surat ini ke jemaat Roma
Kepada
Jemaat Roma
Campuran orang Yahudi & non-Yahudi di ibu kota
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μοιχαλίς
moichalis · adulteress
perempuan pezina
ἐλευθέρα
eleuthera · free
merdeka, lepas dari kuasa hukum
γενομένην
genomenēn · joined
menjadi milik, bersatu dengan
Kunci pembedaannya ada pada kata 'bebas' (eleuthera): kematian suami membuat ikatan lama batal total.
Tahukah kamu
Satu fakta mengubah segalanya
Perbuatan yang sama (menikah dengan pria lain) bisa jadi dosa atau bukan dosa — yang menentukan bukan perbuatannya, tapi apakah ikatan lama sudah berakhir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 7:3
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 7:3
✕ Sering dikira
"Paulus sedang membahas etika perselingkuhan."
✓ Yang sebenarnya
Ini tetap analogi soal Taurat; intinya kematian membatalkan ikatan lama.
✕ Sering dikira
"Menikah lagi selalu salah."
✓ Yang sebenarnya
Justru poinnya: setelah kematian suami, menikah lagi sama sekali bukan dosa.
Renungan
Renungan Singkat Roma 7:3
Kita tidak lagi terikat pada cara lama dalam beragama. Kita bebas untuk 'menikah' dengan Kristus, menghasilkan buah bagi Allah. Apakah kita sudah benar-benar meninggalkan cara lama dan hidup bersama Kristus?
Tuhan Yesus, aku mau hidup sebagai milik-Mu dan menghasilkan buah yang memuliakan-Mu. Amin.