Yohanes dirantai demi sebuah pernikahan
Markus 6:17
Yohanes Pembaptis Dibunuh
“Memang, Herodeslah yang telah mengirim orang, menangkap Yohanes, dan membelenggunya dalam penjara demi Herodias, istri saudara laki-lakinya, Filipus, karena Herodes telah menikahi Herodias.”Markus 6:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.”Markus 6:17 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab sebelum itu Herodes telah menyuruh orang menangkap Yohanes, dan memasukkannya ke dalam penjara. Herodes berbuat begitu karena soal Herodias, istri saudaranya sendiri, yaitu Filipus. Sebab Herodes sudah mengawini Herodias,”Markus 6:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(6:15)”Markus 6:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For Herod himself had sent forth and laid hold upon John, and bound him in prison for Herodias’ sake, his brother Philip’s wife: for he had married her.”Markus 6:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 6:17?
Ayat ini menjelaskan latar belakang penangkapan Yohanes Pembaptis. Herodes telah menikahi Herodias, istri saudaranya, dan Yohanes menegur hal itu sebagai perbuatan yang salah. Karena itu, Herodes menangkap dan membelenggu Yohanes, meskipun ia takut kepadanya.
Latar belakang
Teguran yang berujung penjara
Yohanes menegur Herodes karena menikahi Herodias, istri saudara tirinya Filipus. Ini bukan cuma masalah moral biasa — dalam hukum Yahudi, menikahi istri saudara yang masih hidup adalah pelanggaran serius (Imamat 18:16). Yohanes berbicara terus terang kepada penguasa, dan itu membahayakan nyawanya.
Di mana
Penjara di Machaerus, Perea
Benteng-penjara Herodes di tepi Laut Mati, timur Yordan
Kapan
~28 M
Sebelum dimulainya pelayanan publik Yesus
Yang berbicara
Markus
memberikan konteks historis penangkapan Yohanes
Kepada
Pembaca Injil Markus
yang butuh penjelasan latar belakang kematian Yohanes
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κρατήσας
kratesas · arrested
Menangkap, memegang kuat — kata yang menyiratkan penangkapan paksa dengan kekerasan.
ἔδησεν
edesen · bound
Mengikat, membelenggu — Yohanes yang hidup bebas di padang belantara kini dalam rantai di penjara Herodes.
διά
dia · sake of
Karena, demi — Yohanes dipenjarakan secara eksplisit demi kepentingan Herodias, bukan atas tuduhan kriminal.
Kratesas dan edesen: Yohanes ditangkap dan dirantai — bukan karena kejahatan tapi karena konflik kepentingan Herodes. Ini adalah keadilan yang dibungkam kekuasaan.
Tahukah kamu
Filipus yang mana?
Sejarawan Yosefus menyebut suami pertama Herodias adalah Herodes (bukan Filipus). Ada kemungkinan ada dua nama atau Markus memakai nama yang lebih dikenal. Yang jelas: Herodias meninggalkan suaminya untuk menikahi saudara iparnya — itulah yang ditegur Yohanes.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 6:17
Imamat 18:16
dasar hukum Taurat yang dilanggar Herodes
“Janganlah engkau menyingkap aurat istri saudaramu; itu aurat saudaramu.”
Lukas 3:19-20
paralel penangkapan Yohanes
“Tetapi Herodes sang penguasa daerah telah ditegur oleh Yohanes karena Herodias dan semua kejahatan yang dilakukannya. Herodes pun menambah semua itu dengan memasukkan Yohanes ke dalam penjara.”
Kisah Para Rasul 5:29
keberanian berbicara kebenaran kepada penguasa
“Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 6:17
✕ Sering dikira
Yohanes dipenjarakan karena menghasut rakyat melawan Herodes
✓ Yang sebenarnya
Yohanes ditangkap spesifik karena menegur pernikahan Herodes dan Herodias — konflik moral, bukan politik.
✕ Sering dikira
Filipus suami pertama Herodias adalah Filipus si tetrarki yang memerintah Iturea
✓ Yang sebenarnya
Filipus si tetrarki adalah saudara tiri Herodes yang lain — Filipus suami Herodias tampaknya berbeda orang.
Renungan
Renungan Singkat Markus 6:17
Kebenaran kadang harus disampaikan meskipun berisiko, seperti yang dilakukan Yohanes. Ketika kita membela kebenaran, mungkin ada konsekuensi, tetapi Tuhan menyertai kita.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk menyatakan kebenaran dengan kasih, bahkan ketika itu tidak populer atau berisiko. Amin.