Keluhan orang yang takut akan TUHAN

Maleakhi 3:13

Tuhan yang Menyucikan dan Menyembuhkan

“‘Perkataanmu kurang ajar terhadap Aku,’ TUHAN berfirman. Namun, kamu bertanya, ‘Apa yang sudah kami katakan terhadap Engkau?’

Maleakhi 3:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Maleakhi 3:13?

Tuhan menegur umat Israel karena mereka berbicara kurang ajar terhadap-Nya, tetapi mereka tidak menyadarinya. Ayat ini mengingatkan bahwa perkataan kita mencerminkan sikap hati kita terhadap Tuhan.

Latar belakang

Firman yang Menegur: Kata-kata Keras Umat

Orang-orang Israel mengeluarkan perkataan yang menyalahkan Allah, merasa sia-sia melayani-Nya. Mereka melihat orang fasik justru makmur, sehingga meragukan kasih dan keadilan Allah.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci, saat pembacaan firman

Kapan

~430 SM

Pasca-pembuangan, sebelum Perjanjian Baru

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan bait suci selesai
Zaman antar-perjanjian, 400 tahun hening
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan melalui Maleakhi

Nabi terakhir Perjanjian Lama, menyampaikan firman dengan tegas.

B

Kepada

Bangsa Israel pasca-pembuangan

Umat yang kecewa dan mempertanyakan keadilan Allah.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָזַק

chazaq · kurang ajar

keras, kuat, tegar; di sini bermakna perkataan yang menentang dengan keras.

שָׁוְא

shav · Sia-sia

kesia-siaan, kehampaan; menggambarkan sesuatu yang tidak berguna.

עָבַד

avad · melayani

bekerja, beribadah, menjadi hamba; konteksnya melayani Allah.

Perkataan umat bukan hanya kurang ajar, tetapi menunjukkan hati yang sudah 'keras' dan menganggap pelayanan kepada Allah sebagai 'hampa'. Mereka sudah melakukan 'pekerjaan' tetapi tanpa kasih.

Tahukah kamu

Kata 'Sia-sia' dalam Bahasa Ibrani

Kata yang dipakai untuk 'sia-sia' bisa juga berarti 'hampa' atau 'kosong', seperti angin. Orang-orang sedang berkata bahwa melayani Allah seperti mengejar angin.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 3:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Maleakhi 3:13

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan marah karena umat bertanya 'Apa yang kami katakan?'

✓  Yang sebenarnya

Tuhan justru mengungkap ketidaksadaran mereka akan dosa perkataan; pertanyaan itu menunjukkan pembelaan diri.

✕  Sering dikira

Mengira melayani Allah memang sia-sia jika tidak melihat berkat

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengecam sikap egois; pelayanan sejati didasarkan kasih, bukan mencari keuntungan.

Renungan

Renungan Singkat Maleakhi 3:13

Perhatikan kata-katamu hari ini, terutama saat Anda merasa kecewa atau lelah. Apakah Anda mengeluh tentang Tuhan di hati atau di depan orang lain? Cobalah ubah keluhan menjadi doa.

Tuhan, ampunilah aku jika selama ini aku berbicara kurang ajar kepada-Mu, bahkan tanpa sadar. Amin.