Menyusahkan Tuhan dengan kata-kata

Maleakhi 2:17

Peringatan kepada para imam dan umat

“Kamu telah menyusahkan TUHAN dengan perkataanmu, tetapi kamu bertanya, ‘Bagaimanakah kami menyusahkan-Nya?’ Dengan berkata, ‘Setiap orang yang berbuat jahat adalah baik di mata TUHAN dan Dia berkenan kepada mereka,’ atau, ‘Di manakah Allah yang Mahaadil itu?’”

Maleakhi 2:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Maleakhi 2:17?

Umat menyusahkan Tuhan dengan perkataan yang meragukan keadilan-Nya, mengklaim bahwa orang jahat baik di mata Tuhan dan bertanya di mana Allah yang adil. Ini adalah sikap sinis yang mempertanyakan kebaikan dan keadilan Allah, padahal mereka sendiri yang tidak setia.

Latar belakang

Tuhan lelah dengan keluhan umat

Umat mengeluh bahwa orang jahat dianggap baik oleh Tuhan, dan mempertanyakan di mana Allah yang adil. Tuhan menunjukkan bahwa perkataan mereka menyusahkan Dia.

Di mana

Yerusalem

Di dalam Bait Suci, saat beribadah

Kapan

~430 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan kembali Bait Suci
Masa antar-perjanjian
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah yang Mahaadil dan sabar

U

Kepada

Umat Yehuda

Orang-orang yang meragukan keadilan Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָגַע

yaga' · menyusahkan

melelahkan, membuat lelah

רָעַע

ra'a' · berbuat jahat

bertindak jahat, merusak

מִשְׁפָּט

mishpat · Mahaadil

keadilan, hukum, keputusan

Kata 'yaga' (menyusahkan) menunjukkan dampak perkataan manusia kepada Allah, 'ra'a' (jahat) adalah tindakan yang seharusnya dihukum, dan 'mishpat' (keadilan) adalah standar Allah yang tak berubah—umat salah menilai bahwa Allah tidak adil.

Tahukah kamu

Sikap skeptis

Kata 'menyusahkan' dalam bahasa Ibrani dapat berarti 'melelahkan', menunjukkan kesabaran Allah yang diuji oleh umat-Nya. Ini paralel dengan keluhan Habakuk tentang keadilan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 2:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Maleakhi 2:17

✕  Sering dikira

Tuhan benar-benar tidak adil karena membiarkan orang jahat berhasil.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan tidak pernah berkata demikian; justru Dia menyatakan bahwa keluhan ini menyusahkan-Nya. Keadilan-Nya akan ditegakkan pada waktunya.

✕  Sering dikira

Kita bisa seenaknya berkata kepada Tuhan tanpa konsekuensi.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengingatkan bahwa kata-kata kita dapat menyakiti hati Tuhan, karena itu kita harus berbicara dengan hormat.

Renungan

Renungan Singkat Maleakhi 2:17

Kita sering tergoda untuk menyalahkan Tuhan ketika melihat ketidakadilan, tetapi kita lupa bahwa kita sendiri juga berdosa. Alih-alih meragukan Allah, mari introspeksi hidup kita dan percaya bahwa Tuhan pasti akan bertindak adil pada waktu-Nya.

Ya Tuhan, ajari aku untuk percaya pada keadilan-Mu meski aku tidak selalu memahaminya, dan jauhkan aku dari sikap sinis terhadap-Mu, Amin.