Menyusahkan Tuhan dengan kata-kata
Maleakhi 2:17
Peringatan kepada para imam dan umat
““Kamu telah menyusahkan TUHAN dengan perkataanmu, tetapi kamu bertanya, ‘Bagaimanakah kami menyusahkan-Nya?’ Dengan berkata, ‘Setiap orang yang berbuat jahat adalah baik di mata TUHAN dan Dia berkenan kepada mereka,’ atau, ‘Di manakah Allah yang Mahaadil itu?’””Maleakhi 2:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kamu menyusahi TUHAN dengan perkataanmu. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menyusahi Dia?" Dengan cara kamu menyangka: "Setiap orang yang berbuat jahat adalah baik di mata TUHAN; kepada orang-orang yang demikianlah Ia berkenan--atau jika tidak, di manakah Allah yang menghukum?" Maleakhi 3.1–5 8”Maleakhi 2:17 · TB
Terjemahan Baru
“Kamu membuat Allah bosan dengan omonganmu. Tetapi kamu bertanya, "Bagaimana kami membosankan TUHAN?" Dengan berkata, "Semua orang yang berbuat jahat dianggap baik oleh TUHAN, dan Ia berkenan kepada mereka." Atau dengan bertanya, "Di mana Allah yang dianggap adil itu?"”Maleakhi 2:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN berkata kepada bangsa Israel, “Kalian sudah menyusahkan hati-Ku dengan perkataanmu. Tetapi kalian membantah, ‘Tidak mungkin! Kami tidak pernah menyusahkan hati-Mu dengan perkataan kami.’“Lalu Aku menjawab: Kalian menuduh Aku dengan berkata, ‘TUHAN berkenan kepada orang jahat,’ dan ‘Tidak ada bukti bahwa Allah bertindak adil!’””Maleakhi 2:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Ye have wearied the LORD with your words. Yet ye say, Wherein have we wearied him? When ye say, Every one that doeth evil is good in the sight of the LORD, and he delighteth in them; or, Where is the God of judgment?”Maleakhi 2:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 2:17?
Umat menyusahkan Tuhan dengan perkataan yang meragukan keadilan-Nya, mengklaim bahwa orang jahat baik di mata Tuhan dan bertanya di mana Allah yang adil. Ini adalah sikap sinis yang mempertanyakan kebaikan dan keadilan Allah, padahal mereka sendiri yang tidak setia.
Latar belakang
Tuhan lelah dengan keluhan umat
Umat mengeluh bahwa orang jahat dianggap baik oleh Tuhan, dan mempertanyakan di mana Allah yang adil. Tuhan menunjukkan bahwa perkataan mereka menyusahkan Dia.
Di mana
Yerusalem
Di dalam Bait Suci, saat beribadah
Kapan
~430 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Tuhan
Allah yang Mahaadil dan sabar
Kepada
Umat Yehuda
Orang-orang yang meragukan keadilan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָגַע
yaga' · menyusahkan
melelahkan, membuat lelah
רָעַע
ra'a' · berbuat jahat
bertindak jahat, merusak
מִשְׁפָּט
mishpat · Mahaadil
keadilan, hukum, keputusan
Kata 'yaga' (menyusahkan) menunjukkan dampak perkataan manusia kepada Allah, 'ra'a' (jahat) adalah tindakan yang seharusnya dihukum, dan 'mishpat' (keadilan) adalah standar Allah yang tak berubah—umat salah menilai bahwa Allah tidak adil.
Tahukah kamu
Sikap skeptis
Kata 'menyusahkan' dalam bahasa Ibrani dapat berarti 'melelahkan', menunjukkan kesabaran Allah yang diuji oleh umat-Nya. Ini paralel dengan keluhan Habakuk tentang keadilan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 2:17
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 2:17
✕ Sering dikira
Tuhan benar-benar tidak adil karena membiarkan orang jahat berhasil.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan tidak pernah berkata demikian; justru Dia menyatakan bahwa keluhan ini menyusahkan-Nya. Keadilan-Nya akan ditegakkan pada waktunya.
✕ Sering dikira
Kita bisa seenaknya berkata kepada Tuhan tanpa konsekuensi.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mengingatkan bahwa kata-kata kita dapat menyakiti hati Tuhan, karena itu kita harus berbicara dengan hormat.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 2:17
Kita sering tergoda untuk menyalahkan Tuhan ketika melihat ketidakadilan, tetapi kita lupa bahwa kita sendiri juga berdosa. Alih-alih meragukan Allah, mari introspeksi hidup kita dan percaya bahwa Tuhan pasti akan bertindak adil pada waktu-Nya.
Ya Tuhan, ajari aku untuk percaya pada keadilan-Mu meski aku tidak selalu memahaminya, dan jauhkan aku dari sikap sinis terhadap-Mu, Amin.