Meja Tuhan Dihina

Maleakhi 1:12

Ibadah yang Hampa

‘Namun, kamu mencemarinya dengan mengatakan bahwa meja Tuhan itu tercemar dan buahnya dan makanannya boleh dihina!’

Maleakhi 1:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Maleakhi 1:12?

Tuhan menegur para imam yang mencemarkan mezbah dengan berkata bahwa meja Tuhan itu cemar dan makanan-Nya boleh dihina. Ayat ini menekankan bahwa sikap tidak hormat terhadap hal-hal kudus adalah dosa yang serius di mata Allah.

Latar belakang

Meja Tuhan dinodai

Tuhan menegur para imam karena mereka mencemari meja-Nya dan berkata bahwa itu 'boleh dihina'. Mereka menganggap ibadah sebagai beban dan membawa kurban yang cacat.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Allah, kira-kira 430 SM

Kapan

~430 SM

Periode Persia

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuhan berfirman tentang pengakuan nama-Nya
Kutukan untuk penipu
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan (TUHAN semesta alam)

Allah Israel, berbicara melalui nabi Maleakhi

P

Kepada

Para imam

Para imam yang mempersembahkan kurban najis

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָלַל

khalal · mencemarinya

Menajiskan, melanggar, atau menodai yang kudus

טָמֵא

tame · tercemar

Najis, tidak layak secara ritual

פְּרִי

peri · buahnya

Buah, hasil, atau makanan yang dipersembahkan

Kata-kata ini menunjukkan bahwa sikap meremehkan meja Tuhan sama dengan menajiskan yang kudus. 'Buahnya' yang layak menjadi korban, jadinya dianggap remeh.

Tahukah kamu

Meja Tuhan?

'Meja Tuhan' adalah istilah untuk mezbah tempat roti sajian dan kurban dipersembahkan, melambangkan kehadiran Tuhan dan perjamuan dengan-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 1:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Maleakhi 1:12

✕  Sering dikira

Tuhan membenci semua makanan dan kurban.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan membenci penghinaan terhadap meja-Nya, bukan makanan itu sendiri.

✕  Sering dikira

Para imam dengan sengaja menajiskan diri mereka sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Mereka mungkin menganggap remeh tanpa sadar, tetapi sikap mereka tetap salah.

Renungan

Renungan Singkat Maleakhi 1:12

Hati-hati dengan perkataan kita tentang hal-hal rohani. Jangan sampai kita bercanda atau merendahkan hal-hal kudus. Mari kita berbicara dan bertindak dengan hormat terhadap Tuhan dan segala yang kudus.

Tuhan, ajari aku untuk selalu menghormati Engkau dan hal-hal kudus dalam perkataan dan perbuatanku. Amin.